Ekonomi dan Bisnis

Arus Peti Kemas Naik 4,4 Persen, Pelindo III Targetkan 460.000 TEUs Kapal Kontainer Selama 2019

Arus peti kemas PT Pelabuhan Indonesia III Regional Kalimantan Cabang Banjarmasin mengalami pertumbuhan di angka 4,4 persen per Oktober 2019

Arus Peti Kemas Naik 4,4 Persen, Pelindo III Targetkan 460.000 TEUs Kapal Kontainer Selama 2019
banjarmasinpost.co.id/mariana
CEO Pelindo III Reg Kalimantan Boy Robyanto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Arus peti kemas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Regional Kalimantan Cabang Banjarmasin mengalami pertumbuhan di angka 4,4 persen per Oktober 2019 year on year (yoy).

Hal ini diungkapkan CEO PT Pelindo III Regional Kalimantan, Boy Robyanto. Dikatakannya, tren positif terjadi pada 2018 setelah 2017 sempat mengalami penurunan.

"Di 2019 ini tambah meningkat lagi, hal ini menunjukkan gairah perekonomian di Kalimantan Selatan (Kalsel). Berdasarkan data dari Bank Indonesia bahwa peningkatan ekonomi di Kalsel sebesar 5,6 persen," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, diakui Boy, pihaknya menargetkan peningkatan kapal kontainer sebesar 460.000 TEUs. Per Oktober ini target hampir terealisasi yaitu mencapai 420.000 TEUs.

Baca: Jelang Penerimaan CPNS 2019, Buku Pembahasan Tes CPNS Laris Manis

Baca: Polisi Sita 68 Kg Sabu dan Tangkap Beberapa Anggota Jaringan Narkoba Batam-Lampung-Jakarta

Dia menambahkan, setiap bulannya kontainer masuk ke Pelindo III Banjarmasin sekitar 40 ribuan, untuk satu mobil berkapasitas mencapai 500 boks.

Melonjaknya arus peti kemas dan kontainer, membuat Pelindo III berupaya membuka perluasan area kawasan baru namun masih terkendala lahan yang akan digunakan.

"Kami saat ini masih lakukan komunikasi dengan Bulog. Bahkan mencari alternatif lokasi lain. Kami juga berupaya melakukan optimalisasi lapangan,” urainya.

Tidak hanya itu, Pelindo III Cabang Banjarmasin pun telah menjalin koordinasi dengan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengenai pengembangan lahan peti kemas.

Diakuinya, masih menunggu persetujuan Wali Kota, swtelah disetujui segera akan digunakan, namun di luar lapangan penumpukan atau disebut daerah konsolidasi. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved