Berita Batola

Asap Kebakaran Lahan Masuk ke Ruang Kelas, Tiga Siswa SMPN 2 Dilarikan ke Puskemas Jejangkit Batola

Para pelajar SMPN 2 di desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, Kamis (31/10/19) pukul 10:30 Wita dilanda kepanikan.

Asap Kebakaran Lahan Masuk ke Ruang Kelas, Tiga Siswa SMPN 2 Dilarikan ke Puskemas Jejangkit Batola
HO/Camat Jejangkit Mujib
Salah satu dari tiga siswa SMPN 2 di desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, yang dilarikan ke Puskesmas Jejangkit karena terpapar asap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Para pelajar SMPN 2 di desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, Kamis (31/10/19) pukul 10:30 Wita dilanda kepanikan.

Mereka pun berhamburan keluar kelas karena asap kebakaran lahan yang pekat di sekitar sekolah masuk ke ruang kelas.

Tak lama kemudian barisan pemadam kebakaran dari Desa Jejangkit Pasar dan Desa Jejangkit Muara berdatangan berjuang memadamkan api agar jangan sampai merembet ke SMPN 2 Jejangkit. Api di lahan itu juga sempat membuat panik pegawai kantor urusan agama (KUA) Jejangkit yang berada 100 meter dari SMPN 2 Jejengkit. Kerja keras dari BPK tersebut membuahkan hasil sehingga api pun bisa dipadamkan.

Camat Jejangkit Batola, Mujiburahman, menyatakan api yang lahan hanya berjarak sekitar 100 meter dari SMPN 2 Jejangkit. Akibatnya, asap tebal itu masuk ke ruang kelas dan ada tiga siswa langsung sesak nafas.

Baca: Apa Manfaat Minum Kopi bagi Wanita, Ini 4 Manfaat Minum Kopi Hitam Bagi Perempuan

Baca: Polisi Ungkap Pengedar Sabu di Tanahlaut Mulai dari Ibu Rumah Tangga Hingga Guru Agama

Baca: Kebakaran Lahan Masih Terjadi Kabut Asap Kembali Muncul, ISPU Mendata Udara Palangkaraya Masih Sehat

“Iya ada tiga siswa SMPN 2 yang sesak nafas dan dilarikan ke Puskemas Jejangkit. Tiga siswa itu tampak benar-benar lemas. Alhamdulillah tiga siswa itu berangsur pulih setelah diberi bantuan oksigen oleh petugas puskemas Jejangkit” kata Mujib.

Dijelaskannya, kebakaran lahan diduga kuat dari sengatan terik matahari yang sangat panas sehingga memunculkan titik api di sekitar sekolah. Untungnya, api tak sempat membesar karena anggota BPK dengan sigap dan cepat memadamkan kebakaran lahan tersebut.

Kebakaran lahan nyaris kena SMPN 2 di desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, Kamis (31/10/19) pukul 10:30 Wita. Tiga siswa SMPN 2 Jejangkit kena sesak nafas dan dilarikan ke puskemas Jejangkit.
Kebakaran lahan nyaris kena SMPN 2 di desa Jejangkit Barat, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Batola, Kamis (31/10/19) pukul 10:30 Wita. Tiga siswa SMPN 2 Jejangkit kena sesak nafas dan dilarikan ke puskemas Jejangkit. (HO/Camat Jejangkit Mujib)

Mujib menghimbau agar pihak pengelola bangunan sekolah, KUA dan gedung-gedung pemerintah untuk memotong rumput di sekitar bangunan agar jangan sampai tinggi karena bisa menjadi media untuk rambatan api.

“Iya, bagus lagi membuat sekat antara sekolah dengan lahan sehingga api tidak bisa menjalar ke sekolah atau bangunan lainnya,” kata Mujib.

Ditambahkan Mujib, pada musim kebakaran lahan dan terik matahari menyengat ini semua pihak diharapkan untuk mewaspadi api sehingga jangan sampai lahan terbakar itu kena bangunan warga atau milik pemerintah. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved