Berita Tapin

Bupati Arifin Arpan Minta Perusahaan di Tapin Ikut Komitmen Memerangi dan Mengurangi Stunting

Bupati Tapin menekankan semua stakeholder agar dapat bersama mencegah stunting di Kabupatem Tapin khususnya 10 lokus (lokasi fokus) stunting.

Bupati Arifin Arpan Minta Perusahaan di Tapin Ikut Komitmen Memerangi dan Mengurangi Stunting
HO/Humas Pemkab Tapin
Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyaksikan Ketua PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani Arifin Arpan menandatangi komitmen bersama mencegah stunting di Kabupaten Tapin di Pendopo Balahendang Rantau 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bupati Tapin HM Arifin Arpan menekankan semua stakeholder agar dapat bersama mencegah stunting di Kabupatem Tapin khususnya 10 lokus (lokasi fokus) stunting yang ada di Tapin.

Hal ini tertuang dalam penandatanganan komitmen bersama untuk mencegah stunting di Kabupaten Tapin seusai membuka rembuk stunting Kabupaten Tapin, di Pendopo Balahendang Rantau, Rabu (30/10/2019).

Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan stunting merupakan permasalahan nasional yang merata di setiap daerah untuk itu terlepas dari dinas terkait kepada pihak perusahaan yang ada di Tapin juga agar dapat bergerak memerangi stunting.

"Perusahaan diharapkan dapat memerangi stunting dan berkomitmen cegah stunting di Tapin," pintanya.

Baca: Dua Rumah Tidak Layak Huni di HST Direhab TNI, Sedot Dana Rp 34 Juta, Anggarannya Berasal Dari Ini

Baca: Bupati Minta Desa Anggarkan Dana Desa Untuk Perpustakaa Desa

Baca: Pakar Universitas Indonesia Sebut Longsor di Aranio Berpotensi Rusak Bendungan Ir PM Noor

Bupati Tapin menambahkan bahwa kepada dinas terkait agar dapat berkoordinasi dengan baik, setiap dinas memiliki tupoksi dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pekerjaan lebih terarah dan tidak tumpang tindih dengan yang lainnya.

Dalam paparannya, Bupati Tapin meminta untuk dinas terlibat aktif penanganan stunting seperti dinas kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, PMD, PPKB, PUPR, P3A, Sosial dan Disdukcapil serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin.

Namun untuk dinas lain yang tidak termasuk dalam penanganan stunting hendaknya dapat turut membantu dinas lain, sehingga pada tahun 2020 angka stunting di Kabuoatsn Tapin dapat menurun.

"Pemerintah desa memiliki peran penting melalui dana desa agar dapat menganggarkan untuk pencegahan stunting di Tapin," harap Bupati Tapin dua periode ini.

Kepala Dnas Kesehatan H Errani Martin mengatakan rembuk stunting Kabupaten Tapin ini merupakan tindak lanjut dari program nasional untuk melakukan pencegahan stunting secara nasional.

Baca: Lapak Pedagang di RTH Brigjend Hasan Basri Pelaihari Bertambah, Ini Kata Kabit Tata Kota

Baca: Mulyadi Khawatir Rumahnya Ambruk, 12 rumah Terdampak Proyek Pembangunan Gedung Baru Duta Mall

"Kita ketahui bahwa sesuai data tahun stunting di Indonesia dari tiga anak satu anak terkena stunting. Di Kabupaten Tapin sendiri anak yang terkena stunting hampir sama dengan data nasional," ungkapnya

Untuk itu dengan rembuk stunting Kabupaten Tapin ini diharapkan dapat memiliki komitmen bersama untuk mencegah stunting di Tapin tanpa terkecuali. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved