Berita Kalteng

Perjalanan Dinas ASN Kalteng Diperketat, Gubernur Sugianto Minta Pejabat Tidak Bawa Rombongan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperketat penggunaan anggaran pada semua dinas yang ada di Lingkungan Setretariat Daerah Kalteng

Perjalanan Dinas ASN Kalteng Diperketat, Gubernur Sugianto Minta Pejabat Tidak Bawa Rombongan
Humas Pemprov Kalteng
Rapat pimpinan digelar di Aula Eka Hapakat, Pemprov Kalteng, diikuti Gubernur Sugianto, Sekda Fahrizal Fitri, dan seluruh Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperketat penggunaan anggaran pada semua dinas yang ada di Lingkungan Setretariat Daerah Kalteng sebagai upaya melakukan efesiensi dalam penggunaan anggaran.

Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, dalam rapat pimpinan digelar di Aula Eka Hapakat, Kamis (31/10/19), yang diikuti oleh Sekda Fahrizal Fitri, dan seluruh Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Kalteng, menegaskan perlunta pengetatan anggaran tersebut agar lebih efektif dan efisien, karena minimnya anggaran Pemprov Kalteng.

Dia meminta, kegiatan pejabat didalam dan luar daerah yang tidak penting untuk tidak dilakukan, jikapun memang penting, tidak perlu harus boyongan mengikuti kegiatan tersebut."Jangan bawa staf banyak, untuk mengikuti kegiatan di luar daerah, ini harus dikurangi, kedepannya agar lebih efektif dan efisien," ujarnya.

Baca: Paling Dicari saat Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI, Enzo Z Allie: Siap, Saya Bahagia!

Baca: Fakta Sebenarnya Video Syur Nagita Slavina Dibongkar, Tahilalat Istri Raffi Ahmad Jadi Sorotan

Baca: FAKTA Ashanty Dituduh Menipu? Istri Anang Digugat Rp14,3 M oleh Sosok Ini hingga Dilaporkan ke Polda

Bukan hanya itu, dia juga menyoroti penggaunaan anggaran untuk Pilgub Kalteng dan biaya pengamanan yang mencapai Rp 350 miliar untuk semua kegiatan diharapkan juga kembali di kurangi agar kegiatan pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan untuk kepentngan masyarakat tetap berjalan normal.

Sementara itu, Sekdaprov, Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, anggaran harus fokus pada visi misi Guberbur dan Wakil Gubernur Kalteng, perjalanan dinas harus selektif dan efisiensi." Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus selektif dalam menugaskan bawahannya," ujarnya.

Perjalanan kadis tidak perlu didampingi ajudan, serta item pengadaan baju (belanja modal) seperti komputer, rehab sedang dan berat ditiadakan.Berkenaan biaya pemeliharaan kendaraan dinas harus utamakan efisiensi."Berharap proses pengadaan ini melalui tahapan-tahapan dari rencana umum pengadaan dan proses lainnya," ujar Sekda.

Kelengkapan adminsitrasi diperhatikan yang dijalankan SOP, Namun, hilangkan kegiatan-kegiatan sosialisasi yang tidak perlu (lmisalnya sosialisasi melatih orang yang sama.

"Fokus pada kegiatan yang menjadi urusan provinsi."Kegiatan yang dilakukan penyisiran adalah kegiatan yang bersumber pada DAU dan PAD," ujarnya lagi.

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved