Berita Nasional

Imbas Iuran Naik 2 Kali Lipat, Diprediksi Banyak Peserta BPJS Kesehatan Migrasi Turun Kelas

Imbas Kenaikan iuran BPJS Kesehatan diprediksi bakal menyebabkan terjadinya migrasi turun kelas pada para peserta BPJS Kesahatan.

Imbas Iuran Naik 2 Kali Lipat, Diprediksi Banyak Peserta BPJS Kesehatan Migrasi Turun Kelas
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Imbas Kenaikan iuran BPJS Kesehatan diprediksi bakal menyebabkan  terjadinya migrasi turun kelas pada para peserta BPJS Kesahatan.

Hal itu disampaikan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia menyikapi diterapkannya kenaikan iuran BPJS Kesehatan. 

Anggota Perssi Hermawan Saputra menduga, akan banyak peserta BPJS Kesehatan yang memilih turun kelas karena tidak sanggup membayar iuran yang naik dua kali lipat. 

"Kegamangan kami terbesar ke depan adalah terjadi penurunan daya beli yang menyebabkan boleh jadi penurunan kelas rumah sakit," kata Hermawan dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Sabtu (2/11/2019). 

Baca: Ceritanya Viral Ditwitter, Lamar Kerja Gadis Surabaya Ini Malah Diminta Jadi Istri Manajer

Baca: Viral Polisi Hentikan dan Pukul Sopir Ambulans yang Bawa Pasien gara-gara Bunyi Sirene, Ini Akhirnya

Baca: Tak Niat Mencalon WaliKota, Didi Kempot Lebih Pilih Hibur Sobat Ambyar daripada Lawan Gibran di Solo

Baca: Ulah Bobotoh Bikin Persib Bandung Didenda Rp 150 Juta, Persebaya Kena Rp 200 Juta

 Hermawan khawatir, penurunan kelas itu menyebabkan rumah sakit kewalahan dan menimbulkan masalah baru. 

Alasannya, para peserta BPJS Kesehatan diduga akan memilih turun ke kelas 3 yang sebetulnya sudah penuh diisi oleh peserta BPJS Kesehatan yang berstatus penerima bantuan iuran. 

Padahal, sudah sering ditemui pula kasus-kasus di mana rumahsakit terpaksa menolak pasien lantaran daya tampung sudah penuh. 

"Ini kekhawatiran ya, kekhawatiran kami akan makin banyak yang tidak tertangani," ujar Hermawan. Iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan naik mulai 2020. 

Kenaikan iuran itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. 

Baca: Misteri Riwayat Pendidikan Mulan Jameela Terkuak, Istri Ahmad Dhani & Eks Duet Maia Estianty Lulus?

Baca: Raditya Dika Singgung Soal Bahaya Sahabat, Serupa Kasus Syahrini, Reino Barack dan Luna Maya?

Baca: BERLANGSUNG! Link Live Streaming Mola TV Bournemouth vs Man United di Liga Inggris, Tak Live TVRI

Perpres tersebut ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 24 Oktober 2019 dan sudah diunggah ke laman Setneg.go.id 

Dalam Pasal 34 beleid tersebut diatur bahwa kenaikan iuran terjadi terhadap seluruh segmen peserta mandiri kategori pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP). (Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kontai.co.id dengan judul Iuran BPJS Kesehatan naik, banyak peserta diprediksi bakal turun kelas

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved