Pilkada Kalsel 2020

Maju Pilkada Kalsel 2020 Jalur Independen, Pasangan Calon Wajib Siapkan 243.880 Bukti Dukungan

KPU memberikan kesempatan paslon untuk menyerahkan syarat pendaftaran jalur independen pada Pilkada Kalsel 2020.

Maju Pilkada Kalsel 2020 Jalur Independen, Pasangan Calon Wajib Siapkan 243.880 Bukti Dukungan
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Penandatanganan Berita Acara Penetapan Hasil Pemilu 2019 KPU Provinsi Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjalankan amanah Undang-Undang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) membuka kesempatan bagi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel untuk menggunakan jalur independen atau perseorangan pada pilkada Kalsel 2020.

Terkait dengan itu, KPU memberikan kesempatan paslon untuk menyerahkan syarat pendaftaran jalur independen pada Pilkada Kalsel 2020.

Penyerahan syarat pendaftaran akan dibuka mulai 9 Desember 2019 hingga 3 Maret 2020 di Kantor KPU Provinsi Kalsel.

Syarat pendaftaran sebagai Calon Independen pada Pilkada Kalsel 2020 yaitu berupa bukti dukungan paling sedikit dari 243.880 Pemilih.

Baca: Nagita Slavina Hamil Disebut Raffi Ahmad Saat Jumpa Ashanty dan Anang Hermansyah di Bali

Baca: Profil Mochamad Iriawan atau Iwan Bule Ketua Umum PSSI 2019-2023, Pernah Tangani Kasus Ketua KPK

Baca: Agar Siswa Fokus Belajar, SMPIT Ihsanul Amal Alabio Larang Siswa Membawa Hp ke Sekolah

Baca: Resmikan Authorized Dealernya di Kalsel, Benelli Incar Pecinta Sepeda Motor Custom Banua

Setiap bukti dukungan juga wajib menyertakan surat pernyataan dukungan disertai fotocopy KTP Elektoronik atau Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Jumlah minimal syarat dukungan tersebut dihitung sesuai amanat dalam Pasal 41 ayat (2) UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada, yaitu 8,5 persen dari jumlah Pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu sebelumnya.

Dimana mengacu pada data KPU Provinsi Kalsel, jumlah Pemilih dalam DPT Provinsi Kalsel pada Pemilu 2019 sebanyak 2.869.166.

Dijelaskan Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah, jumlah dukungan tersebut juga harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah Kabupaten/Kota di Kalsel.

Sedangkan untuk di daerah tingkat II, jumlah bukti dukungan untuk maju melalui jalur independen beragam yang cara perhitungannya juga diatur dalam Undang-Undang yang sama.

Yaitu di Kabupaten/Kota yang jumlah penduduk termuat dalam DPT pemilu terakhir mencapai maksimal 250.000 jiwa harus didukung paling sedikit 10 persen dari jumlah DPT Pemilu terakhir.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved