Melihat Semangat Seniman Kalsel

Promosikan Budaya Banua Hingga ke Malaysia, Grup Musik Ini Harapkan Bantuan Pemda

Ikut promosikan kebudayaan Banua melalui musik ke panggung-panggung di Jawa, Bali bahkan Malaysia memang menjadi Impian

Istimewa
Aktivitas bermusik kelompok musik Penembak Jitu Bawa Nama Kalsel ke berbagai Panggung musik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikut promosikan kebudayaan Banua melalui musik ke panggung-panggung di Jawa, Bali bahkan Malaysia memang menjadi Impian sekelompok anak muda yang tergabung di Grup Musik Penembak Jitu asal Kota Banjarmasin.

Impian tersebut sudah Terealisasi melalui agenda Semantik Tour yang dilaksanakan Grup Musik Penembak Jitu pada 3-29 Juli 2019 lalu.

Namun mirisnya hal ini diprakarsai sepenuhnya oleh dana pribadi para personel Grup Musik Penembak Jitu dan belum mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah.

Baca: Riset Video Syur Mirip Nagita Slavina dan Gisell, Profesor Ini Sebut Istri Raffi Ahmad Doppelganger

Baca: Menteri Agama Larang Celana Cingkrang dan Cadar, Sejumlah ASN/PNS Protes dan Bilang Begini

Baca: Unggah Meme Wajah Anies Baswedan Mirip Joker, Dosen Universitas Indonesia Ini Dipolisikan

Dijelaskan Perwakilan Sekumpul Teater yang menaungi Grup Musik Penembak Jitu, Angga Buana Jaya, dengan keadaan demikian, mereka sangat membutuhkan bantuan fasilitasi dari Pemerintah Daerah setidaknya untuk mewadahi karya mereka sehingga dapat dikemas lebih baik untuk ditampilkan baik di daerah sendiri maupun di luar daerah.

"Tentu kami harapkan bantuan Pemda, karena kami berpikir Pemerintah Daerah sebagai orang tua kami tempat mengadu," kata Angga saat bertemu salah satu Unsur Pimpinan DPRD Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu.

Belum meratanya perhatian Pemerintah kepada para seniman-seniman dan pemuda Kalsel secara umum sebagai pemilik sumber daya karya tentu miris dan bukan tidak mungkin hal ini yang menjadikan Kalsel menjadi salah satu Provinsi dengan indeks pembangunan pemuda terendah di Indonesia.

Dari data yang dirilis Bappenas, Kalimantan Selatan menempati urutan buntut dalam daftar indeks pembangunan pemuda di tahun 2015 dan 2017 secara berturut-turut dengan nilai indeks 43,83 dan 45,83. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved