Berita Regional

Tak Niat Mencalon WaliKota, Didi Kempot Lebih Pilih Hibur Sobat Ambyar daripada Lawan Gibran di Solo

enyanyi campursari, Didi Kempot, mengaku lebih memilih tetap menghibur para Sobat Ambya daripada menjadi wali kota di Solo, kota kelahirannya.

Tak Niat Mencalon WaliKota, Didi Kempot Lebih Pilih Hibur Sobat Ambyar daripada Lawan Gibran di Solo
Tribun Jateng/Dok)
Tanjung Emas: Penyanyi campur sari legendaris, Didi Kempot membawakan lagu Tanjung Emas Ninggal Janji pada perayaan HUT ke 50 Kompas Gramedia pada acara Banjir Kanal Barat (BKB) Festival 2013 di area Bendungan Pleret BKB, Simongan, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (7/9/2013) malam. Didi Kempot membawakan enam lagu legendarisnya untuk menghibur 25.000 lebih penonton dari berbagai daerah. Event yang diselenggarakan di tengah sungai BKB merupakan kali pertama sejak dilakukan normalisasi sungai tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Penyanyi campursari, Didi Kempot mengatakan tidak pernah berniat mencalonkan diri untuk jabatan publik seperti wali kota.

Dilansir dari Kompas.com, Didi mengaku lebih memilih tetap menghibur para Sobat Ambya daripada menjadi wali kota di Solo, kota kelahirannya.

Sobat Ambyar sendiri merupakan sebutan bagi penggemar Didi Kempot.

Hal itu menjadi jawaban pria yang mendapat julukan Lord Didi untuk anggapan bahwa dia bisa mengalahkan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming, di pemilihan wali kota Solo 2020.

Didi mengatakan, tidak pernah berniat mencalonkan diri untuk jabatan publik seperti wali kota.

"Hahaha, kalau saya enggak mungkin. Saya enggak tahu persis jalan menuju ke situ. Jadi saya enggaklah (mengikuti pilkada)," kata Didi Kempot saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/11/2019).

Baca: Begini Tanggapan Pengamat Saat Gibran Klaim Maju Pilkada Solo Tanpa Bantuan Sang Ayah Jokowi

Baca: Tertibkan Tambang Ilegal, Wagub Bangka Belitung Dikeroyok Massa, 6 Satpol PP Luka, Mobil Dirusak

Baca: Raditya Dika Singgung Soal Bahaya Sahabat, Serupa Kasus Syahrini, Reino Barack dan Luna Maya?

Didi mengatakan, ia lebih memilih tetap berkecimpung di panggung musik Tanah Air agar bisa menghibur para Sobat Ambyar di seluruh Nusantara.

"Ya saya maturnuwun saja. Saya mending didukung ajalah karya saya. Bisa bergoyang dengan Sobat Ambyar ajalah," ucap Didi Kempot.

"Tentu saja yang berani maju itu kan pastis semuanya pantas di situ. Kalau saya kan tidak, saya sebagai seniman aja di atas panggung," sambung sang pelantun "Pamer Bojo" itu.

Sebelumnya diberitakan oleh Kompas.com, Sabtu (2/11/2019), nama Didi Kempot disebut oleh pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved