Berita Batola

Bukan Gizi Buruk, Angka Stunting Lebih Rendah di Dua Wilayah Batola ini

DINAS kesehatan Kabupaten Batola terus memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak-anak balita dan ibu-ibu hamil untuk mencegah angka

Bukan Gizi Buruk, Angka Stunting Lebih Rendah di Dua Wilayah Batola ini
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batola dr Azizah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - DINAS kesehatan Kabupaten Batola terus memberikan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak-anak balita dan ibu-ibu hamil untuk mencegah angka stunting.

Selain itu, juga ada pemberian vitamin untuk calon pengantin.

“Alhamdulillah, angka stunting di Batola dari tahun ke tahun turun,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batola, dr Azizah, Minggu (3/11/19).

Pada 2016 angka stunting di Batola mencapai 40 persen, pada 2017 menjadi 36 persen, pada 2018 menjadi 34 persen.

Baca: Akhirnya Merry Kembali ke Raffi Ahmad & Nagita Slavina Dipikirkan Lagi, Orang Ini Penyebabnya

Baca: Krisdayanti Merasa Ditipu Raul Lemos Usai Tinggalkan Anang Hermansyah yang Kini Suami Ashanty

Baca: Tabiat Asli Hotman Paris Dibongkar Nelayan yang Tolak Pemberian Uang Seteru Farhat Abbas Itu

“Kita punya aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGB) untuk mengedentifikasi anak balita itu stunting atau sehat. Dan pada 2019 ini angka stunting kita menjadi 22 persen dari angka balita di Batola yang mencapai 20 ribuan,” katanya.

Menurutnya, angka 22 persen tersebut lebih rendah dari angka nasional yakni 33 persen.

Terbanyak stunting di Batola ada di Kecamatan Tabunganen.

Untuk stunting yang rendah ada di wilayah kota, yakni Marabahan dan Handil Bakti.

“Untuk wilayah kota, angka stunting itu cenderung rendah,” katanya.

Ditambahkannya, stunting itu merupakan hambatan pertumbuhan tubuh karena kekurangan gizi yang cukup lama.

Stunting itu tidak gizi buruk, asupannya di bawah 75 persen sepanjang hidupnya, sedangkan gizi buruk asupannya di bawah 50 persen.

“Secara klinis stunting tidak kelihatan, tapi tiba-tiba tubuhnya pendek,” katanya.

(Banjarmasinpos.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved