Berita Tanahlaut

Dapatkan Anggaran Pemeliharaan, Pohon Taman Labirin Pelaihari Akhirnya Dipupuk

Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian Provinsi Kalsel memastikan pepohonan Taman Labirin yang mereka kelola bakal lebih asri.

Dapatkan Anggaran Pemeliharaan, Pohon Taman Labirin Pelaihari Akhirnya Dipupuk
Capture Youtube
Taman Labirin Pelaihari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian Provinsi Kalsel memastikan pepohonan Taman Labirin Pelaihari yang mereka kelola bakal lebih asri.

Hal itu dikarenakan di tahun ini Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian mendapatkan anggaran untuk pemeliharaan pepohonan.

Kasi penerapan teknologi pertanian Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian, Bambang Pribadi kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (3/11/2019)  pihaknya sudah menganggarkan untuk pemeliharaan pohon.

Semak untuk taman labirin misalnya, ujar Bambang, sudah diberi pupuk kandang selama musim kemarau ini.

"Kalau diberi pupuk kimia takutnya mati, jadi kita kasih pupuk kandang sementara," ujarnya.

Baca: Syarat Foto Selfie Saat Pendaftaran CPNS 2019 11 November, Update Info CPNS di Link sscasn.bkn.go.id

Baca: Masuk Nominasi 10 besar Desa Wisata Kategori Berkembang, Begini Keindahan Desa Tiwingan Lama

Baca: Jalan Menuju RSUD Kintap Masih Rusak, Kadinkes Tanahlaut Menghadap Bupati

Baca: LINK TVRI! Live Streaming TV Online Crystal Palace vs Leicester City Liga Inggris, Live Mola TV

Selain semak taman labirin, pepohonan lain sebutnya juga akan dirawat yakni dengan penyiraman rutin dan pemupukan.

Faktanya, ungkap Bambang, selama ini pepohonan tak ternah dipupuk termasuk disiram secara rutin. Pohon hanya mendapatkan nutrisi dari air hujan.

Namun karena jenis pohon yang ditanam tahan cuaca dan tanpa pupuk karenanya pohon masih bertahan. Saat kemarau,, ujar Bambang pohon tampak meranggas tapi tidak mati. Saat musim hujan pohon kembali segar dan hijau.

Lahan yang dikelola oleh Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian termasuk Taman Labirin seluas 105,2 hektare.

Baca: Sebelum Penemuan Mayat Tergantung, Warga Laporkan Ada Sepeda Motor Tak Bertuan

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Persija vs PS Tira Persikabo Liga 1 2019 Skor 2-0, Marko Simic Cetak Gol

Baca: Tiga Hari Ikuti Rungkuk Meratus, Pegiaat Kebudayaan Ini Rasakan Interaksi Masyarakat Dayak Pitap

Sebelumnya saat anggaran berada di Balitbangda, Balai Pelatihan dan Penerapan Teknologi Pertanian hanya melakukan pemeliharaan misalnya pemangkasan dan pengawasan.

Dengan adanya pemeliharaan tanaman Bambang berharap kawasan Taman Labirin bisa lebih asri dan nyaman untuk bersantai bagi pengunjung.

"Tentu harapannya jumlah kunjungan semakin meningkat,"tutupnya.

(banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved