Berita Tabalong

Dimakan Usia, Bangunan Puskesdes Salikung Lapuk, Atapnya Bocor dan Kamar Mandinya Rusak Parah

Namun sayangnya saat ini fasilitas Puskesdes Salikung sudah lapuk dimakan usia. Atapnya pun bocor dan kamar mandinya rusak parah.

Dimakan Usia, Bangunan Puskesdes Salikung Lapuk, Atapnya Bocor dan Kamar Mandinya Rusak Parah
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Fasilitas Puskesdes Salikung sudah lapuk dimakan usia, atapnya bocor dan kamar mandinya rusak parah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Warga Desa Salikung Kecamatan Muara Uya ketika mengalami sakit, gangguan kesehatan atau melahirkan selama ini tak perlu jauh-jauh keluar desa.

Warga setempat, sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesdes Salikung. Namun sayangnya saat ini fasilitas Puskesdes Salikung sudah lapuk dimakan usia.

Ida Royani dan Sajida Mutiara adalah bidan dan perawat yang berjaga di Puskesdes tersebut. Ida Royani mengatakan saat ini kondisi bangunan memang sudah sangat lapuk.

Bangunan Puskesdes terbuat dari kayu dan sudah dibangun puluhan tahun. Saat hujan, ada terdapat bocor di beberapa bagian. Dan kamar mandi juga rusak parah.

"Padahal ibu yang melahirkan diwajibkan dilakukan di Puskesdes ini, karenanya sarana seperti kamar mandi jelas sangat dibutuhkan," ujar Ida.

Baca: Peneliti Ungkap Perilaku Suami di Kisah Viral Kisah Layangan Putus, Reaksi Keras Lola Diara Fidya

Baca: Dipukul Helm dan Ditusuk, Gadis Muara Uya Tabalong Ini Sempat Terkapar, Polisi Selidiki Motifnya

Baca: Bukan Ahmad Dhani! Motivasi Mulan Jameela Jadi Anggota DPR RI Terungkap Setelah Heboh Lulusan SMA

Baca: Sosialisasikan Cari Aman Berkendara, Trio Motor Jadikan SMK Sabilal Muhtadin Sekolah Percontohan

Saat berjalan pun harus hati hati karena beberapa lantai kayu yang ada sudah lapuk. Dibagian depan kayu juga sudah banyak yang rusak. Ida berharap ba gunan bisa direnovasi atau bahkan dibanghn kembali.

Saat ini Ida dan Sajida tinggal dirumah warga dan menyewa karena Puskesdes juga tidak bisa ditinggali. Untuk pasokan obat obatan tidak ada kendala. Sedangkan untuk persalinan biasanya warga mau didampingi dengan bidan kampung. Sehingga bidan dari Puskesdesa dan bidan kampung bisa bekerjasama.

Terpisah, wakil Ketua DPRD Tabalong Jurni mengarakan dirinyabsangat prihatin melihat langsung kondisi Puskesdes, karenanya dirinya meminta untuk bisa segera mebgajukan permohonan renovasi yang ditujukan ke DPRD Tabalong.

"Kami akan bantu mengusulkan karena Puskesdes Salikung ini sangat dibutuhkan warga, bidan dan perawat sudah mau berdedikasi di desa terpencil, kita upayakan mendapat fasilitas yang memadaai," ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Tabaling M Noor Rifani yang juga ikut melihat langsung kondisi Puskesdes Salikung beberapa waktu lalu juga mengupayakan untuk bisa dilakukan perbaikan pada Puskesdes Salikung. Karena memang terdapat kerusakan yang cukup parah.

Baca: Gelar Sayembara Cipta Jingle, KPU Banjarmasin Sediakan Belasan Juta

Baca: HST Mulai Diguyur Hujan, Masyarakat Adat Desa Juhu Gelar Ritual Puja Kariwaya, Fungsinya Untuk Ini

Baca: Respons Agnez Mo Saat Melly Goeslaw Merasa Dibully Rossa, Vidi Aldiano & Bubah, Ini Sikap Eks Rezky

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan dr Taufiqurrahman mengatakan perbaikan Puskesdes bisa diusulkan melalui tiga cara. Yaitu melalui Mesyawarah Rencana Pembabngunan (Musrenbang) Kecamatan, pengusulan langsung ke Dinas Kesehatan atau melalui pokokbpikiran DPRD.

Saat ini sudah ada beberapa Puskesdes yang dibangun dan di renovasi untuk 2019, dan perlu didahulukan yang memang mengalami kerusakan berat untuk renovasi atau desa tersebut belum memiliki Puskesdes.

"Puskesdes sebenarnya juga aset desa, dan untuk renovasi bisa dilakukan menggunakan dana desa," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved