Breaking News:

Liga 1 2019

Gubernur Sugianto Berharap Tak Jadi Polemik, Viral Lempar Botol di Laga Kalteng Putra vs Persib

Terlihat pula Sugianto marah kepada Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar. Ini tergambar dalam video yang salah satunya diunggah akun twitter

Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Situasi panas saat Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran (kaos merah) protes sikap wasit yang dinilai tidak bijaksana terhadap pemain Kalteng Putra. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Aksi Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melempar botol di tengah pertandingan sepakbola antara Kalteng Putra dan Persib di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya pada Jumat (1/11/2019) malam viral di media sosial.

Terlihat pula Sugianto marah kepada Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar. Ini tergambar dalam video yang salah satunya diunggah akun twitter Heni Unique (@heniunique).

Mengenai hal ini, Sugianto mengaku datang ke stadion dengan harapan mendapatkan pertandingan yang indah dan fair. Namun yang didapat justru sebaliknya. Sugianto mengatakan wasit tidak profesional dalam memimpin laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persib.

Baca: Penjelasan Kapolres Palangkaraya Terkait Kemarahan Gubernur di Laga Kalteng Putra vs Persib Bandung

“Saya kepinginnya melihat permainan yang cantik oleh kedua tim antara Kalteng Putra vs Persib. Saya kurang tahu menit keberapa. Tapi sejak awal wasit yang memimpin pertandingan tidak fair,” kata Sugianto saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/11/2019).

“Kalau Persib yang melakukan pelanggaran diingatkan saja, tapi ketika Kalteng Putra langsung melakukan pelanggaran diberikan kartu kuning dan ini terjadi beberapa kali kali sampai pada akhirnya pemain Kalteng Putra diberikan kartu merah. Kan persib yang melakukan kesalahan kenapa kartu merah diberikan sepihak dan Kalteng Putra beberapa kali permainan dirugikan oleh wasit. Kalau nggak salah empat kali,” tambah Sugianto.

Sugianto pun menyatakan harapan agar aksi pelemparan botol olehnya tidak dijadikan polemik. Demikian pula soal video dirinya marah kepada AKBP Timbul Siregar.

“Mengenai kapolres itu, beliau yang menunjuk dan meminta saya turun. Saya turun waktu itu. Sebetulnya nggak ada masalah. Saya kan bapaknya pak kapolres juga, jadi sangat bijak saya datangi dan meminta maaf. Tapi bukan karena saya salah,” ujarnya.

Baca: Patrich Wanggai Dikartu Merah, Gubernur Sugianto Turun ke Lapangan, Kalteng Putra Menyerah 2-0

Sugianto menambahkan, inti dari peristiwa tersebut adalah wujud keprihatinannya terhadap kondisi persepakbolaan di Indonesia. Dia berharap masa depan sepakbola di Indonesia bisa lebih baik dan profesional.

“Prihatin dengan keadaan sepakbola Indonesia. Saya berpikir pemerintah daerah capek-capek mengurus bola, oknum di PSSI dan wasitnya tidak pernah berubah,” ujarnya.

Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, mengatakan tindakan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melempar botol di stadion merupakan pelanggaran.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan tindakan seperti itu tidak boleh dilakukan oleh siapapun. “Nanti kami evaluasi hukuman apa yang diberikan,” kata Iwan Bule di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu.

Penjelasan Kapolres Palangkaraya

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar memberikan klarifiksai, terkait kericuhan laga Sepak Bola Liga 1, antara Kalteng Putra vs Persib Bandung, Minggu (1/11/2019) malam yang pengamanan laga tersebut jadi tanggungjawab Kapolres Palangkaraya.

Dalam penjelasan Kapolresta Palangkaraya, memaparkan, peristiwa itu, berawal adanya satu pemain Kalteng Putra kena kartu merah, akhirnya Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, tidak terima dan emosi melempar botol minuman kelapangan sebanyak dua kali sebelum lemparan ke 3 saya menegur gubernur yg berada di tribun VVIP.

Baca: Hasil Akhir Kalteng Putra vs Persib Bandung Liga 1 2019 : Skor Akhir 0-2, NDouassel Cetak Gol

Dia mengungkapkan, saat itu, dia mengatakan jangan lempar-lempar kalau tidak mau komplain turun pakai aturan yang benar, tidak terima dengan teguran tersebut gubernur turun dari tribun dan masuk kelapangan dan mengatakan kenapa kapolres ancam-ancam dia."Saya gubernur." ujar Kapolres meniru ucapan Gunernur Kalteng kala itu.

Kapolres menjelaskan, malam itu dia sudah menjelaskan kepada Gubernur, bahwa jika tidak senang dengan wasit pakai aturan bukan lempar botol aqua ke kelapangan akhirnya para penonton melempar kelapangan. "Namun, gubernur tetap tidak terima dan saat itu, terus marah-marah," ujarnya.

Untuk menenangkan situasi dia dibawa oleh staf gubernur kepala inspektorat sedikit menjauh namun gubernur tetap berusaha untuk mendekati Kapolres dan terus marah-marah.

"Saya menjauh dan saya lanjut untuk tenangkan penonton dan gubernur lanjut menuju lapangan untuk ketemu wasit dan kembali naik ke tribun.

"Saya ini, hanya menegakkan aturan karena tindakan gubernur salah memprovokasi penonton. Saya sudah memberi himbaun kepada gubernur Kalteng," ujarnya menutup klarifikasi terkait insiden dalam laga liga 1 putatan 2, antara Kalteng Putra vs Persib Bandung yang saa ini viral di media sosial tersebut.

(detik/tempo/banjarmasinpost.coi.id.faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved