Berita Banjarmasin

Bantuan Mulai Mengalir ke Penghuni Rumah Reyot Sabariah, Dinsos Banjarmasin Tawarkan Dua Solusi

Sehari-sehari meski Sabariah kini menggantungkan hidupnya dengan hasil nafkah putra semata wayangnya, lantaran telah lama ditinggal suami.

Bantuan Mulai Mengalir ke Penghuni Rumah Reyot Sabariah, Dinsos Banjarmasin Tawarkan Dua Solusi
banjarmasinpost.co.id/achmad rizky abdul gani
Rumah reyot kediaman Sabariah di Antasan Kecil Timur, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sabariah warga Kelurahan Antasan Kecil Timur Dalam RT 17 Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel, menghabiskan masa senjanya di rumah reyotnya.

Tak layak huni memang ia tempati, tapi dengan warisan sang suaminya itulah setidaknya Sabariah kini bisa berteduh dan melalui sisa-sisa hidupnya yang tidak muda lagi.

Tak ada perabot istimewa, selain apa yang ia simpan pun sangatlah sederhana.

Sehari-sehari meski Sabariah kini menggantungkan hidupnya dengan hasil nafkah putra semata wayangnya, lantaran telah lama ditinggal suami serta tiga anaknya dipanggil ke hadapan Ilahi.

Tak jarang untuk bertahan hidup keduanya juga mendapatkan uluran tangan dari warga sekitar. Sabariah sebetulnya juga rutin mendapatkan bantuan program pemerintah berupa PKH (program keluarga harapan) serta beras sejahtera.

Baca: Pilkada Kalsel 2020, PDIP Umumkan Nama Bakal Calon Pendamping H Sahbirin Paling Lambat Januari 2020

Namun kebutuhannya tidak sampai di situ. Melainkan di tengah kondisi atap dan dinding rumahnya yang sebagian berlubang serta pondasi ruangan yang nyaris ambruk secara keseluruhan, perempuan yang mengaku berusia 120 tahun itu sangat mendambakan tempat tinggalnya pun bisa diperbaiki.

Hatriani selaku Ketua RT 17 di Kelurahan Antasan Kecil Timur Dalam semula tidak menampik sempat berniat mewujudkan keinginan warganya itu.

Namun keadaan berkata lain, usulannya yang mengusahakan rumah Sabariah bisa mendapatkan bantuan dibedah oleh pemerintah daerah setempat menemui kendala.

" Karena untuk bantuan bedah rumah tidak bisa dilakukan, mengingat keberadaan rumah Nenek Sabariah di kawasan jalur hijau," jelasnya.

Meskipun demikian, ramainya pemberitaan yang menyorot warganya itu baru-baru tadi, rupanya tidak menutup rapat kran rezeki Sabariah. Pasalnya, sejak Senin (4/11/2019) tadi menurut Ketua RT 17, pihaknya telah berhasil menerima dan mengumpulkan sejumlah bantuan dari para dermawan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved