Berita HSS
RSUD Hasan Basry Kandangan, Rumah Sakit Ketiga di Indonesia Berbasis Syariah
Rumah Sakit H Hasan Basry Kandangan bakal jadi rumah sakit ketiga di Indonesia yang menerapkan manajemen dan pelayanan berbasis syariah
Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Rumah Sakit H Hasan Basry Kandangan bakal jadi rumah sakit ketiga di Indonesia yang menerapkan manajemen dan pelayanan berbasis syariah.
Sebelumnya, rumah sakit pertama berbasis syariah adalah RSUD di Aceh dan RS Tangerang.
Sertifikat syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI pusat akan diserahkan kepada Bupati HSS H Achmad Fikry di Jakarta, sebelum HUT HSS yang bertepatan 2 Desember mendatang.
“Insya Allah sebelum peringtan HUT HSS nanti kami bersama bupati menerima sertifikat tersebut,” kata Direktur RS H Hasan Basri atau biasa disingkat RSHB Kandangan, Hj Rasyidah saat apel gabungan ASN HSS, Senin (4/11/2019) di halaman Kantor BUpati HSS.
Baca: Meme Joker Viral, Anies Sebut Penghinanya Tak Memiliki Kehormatan, Ini Klarifikasi Ade Armando
Baca: Diolok-olok, Melly Goeslaw ke Jalur Hukum? Sohib Syahrini Pastikan Ini Soal Perlakuan Rossa Cs
Baca: Makcomblang Rezky Aditya & Citra Kirana Hingga Susul Ammar Zoni-Irish Bella dan Roger-Cut Meyriska
Dijelaskan, RSHB Kandangan adalah rumah sakit tipe B Pendidikan yang menjadi rujukan se Banua Anam sejak 2013.
Sekarang, dalam rintisan menjadi rumah sakit pendidikan. Sesuai visi Kabupaten, yaitu mewujudkan Kabupaten HSS yang cerdas, inovatif, teknologis dan agamis untuk mewujudkan kesejahteraan dunia dan akhirat, dijabarkan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu.
“Sebagai rumah sakit rujukan dan mengembangkan pelayanan unggulan pendidikan, serta penelitian berbasis teknologi informasi dalam bingkai kehidupan agamis,” kata Rasyidah lagi.
Sebagai rumah sakit berbasis syariah, tak hanya dalam pengelolaan, tapi juga pelayanan terhadap pasien.
RSHB Kandangan pun menjadi satu satunya di pulau Kalimantan menerapkan sistem manajemen dan pelayanan sesuai syariat Islam.
Meski demikian, jelas Rasyidah bukan berarti tak melayani non Islam.
Semua pasien bakal mendapat pelayanan standar medis yang sama.
Hanya saja khusus untuk pasien muslim, diterapkan syariat Islam.
Seperti cara berpakaian, ada bimbingan salat dalam kondisi sakit, serta kondisi lainya yang saat ini sudah diterapkan.
Apel gabungan ini diikuti seluruh jajaran ASN lPemkab HSS tersebut juga diikuti para kepala Organisasi Pemerintah Daerah HSS.
Usai apel, Bupati HSS H Achmad Fikry, menyerahkan piagam penghargaan dan trophy serta uang sebesar 25 juta kepada juara pertama lomba kelurahan/desa tingkat Kalsel yang diraih Poskamling Bergerak Desa Jambu Hilir Kecamatan Kandangan.
(banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rumah-sakit-h-hasan-basry-kandanga-t.jpg)