CPNS 2019

Syarat Bagi Peserta Pendaftaran CPNS 2019 Kategori P1/TL dan Urutan Seleksi di Link sscasn.bkn.go.id

BKN beri skema khusus bagi peserta seleksi CPNS 2019 yang sudah lulus tes SKD (P1/TL) CPNS 2018 lalu

Syarat Bagi Peserta Pendaftaran CPNS 2019 Kategori P1/TL dan Urutan Seleksi di Link sscasn.bkn.go.id
KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA
Calon pegawai negeri sipil (CPNS) dalam acara Presidential Lecture 2019 yang digelar di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pemerintah mengkaji para PNS untuk bekerja di rumah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan syarat bagi peserta pendaftaran CPNS 2019 kategori P1/TL dan urutan seleksi di link sscasn.bkn.go.id.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan skema khusus peserta seleksi CPNS 2019 yang sudah pernaj lulus tes SKD (P1/TL) CPNS 2018 lalu.

Peserta CPNS yang mengikuti seleksi pada 2018 bisa mendaftar jabatan dan instansi berbeda dengan seleksi CPNS 2018 dan jabatan instansi sama dengan seleksi CPNS 2018.

Peserta P1/TL sebagaimana dimaksud diberikan kesempatan menggunakan nilai terbaik antara nilai SKD CPNS 2018 dan nilai SKD CPNS 2019, sebagai dasar untuk dapat mengikuti tahap SKB selanjutnya.

Nah, syarat untuk peserta P1/TL di antaranya yaitu pendaftar CPNS 2018 memenuhi nilai ambang batas /passing grade (PG) Permen PAN RB 32/2018, serta masuk tiga kali formasi jabatan, mengikuti SKB tahun 2018 namun dinyatakan tidak lulus sampai tahap akhir.

Ada juga beberapa ketentuan untuk pendaftaran peserta P1/TL seperti dikutip dari Tribun Jogja, Senin (4/11/2019) antara lain:

1. Mendaftar di sscasn.bkn.go.id dengan NIK yang sama saat seleksi CPNS 2018.

2. Peserta P1/TL memilih mengikuti atau tidak SKD CPNS 2019 di SSACSN.

3. Ikut seleksi administrasi sesuai persyaratan intansi, dapat digugurkan bila tidak memenuhi syarat.

4. Pilih tidak ikut SKD CPNS 2019 menggunakan nilai SKD 2018 atau pilih ikut SKD CPNS 2019.

5. Nilai SKD CPNS 2019 memenuhi nilai batas ambang/ PG 2019.

6. Nilai terbaik antara nilai SKD 2019 atau 2018. Nilai SKD CPNS 2019 yang tidak memuhi nilai ambang batas/PG 2019 akan menggunakan nilai SKD 2018.

7. Diperingkat dengan nilai peserta SKD lainnya.

8. 3 kali formasi pada jabatan dan formasi yang dilamar mengikuti SKB. Lalu dapat mengikuti SKB 2019.

Sebagai tambahan informasi, pemerintah menentukan nilai ambang batas atau passing grade CPNS 2018 silam melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 37 Tahun 2018.

Nilai ambang batas merupakan nilai minimal agar peserta dapat lolos ke tahap berikutnya.

Nilai setiap tes per jalur seleksi pun berbeda, dan berikut ini daftarnya dilansir dari laman Tribun Timur (tayang 12 Oktober 2019):

1. Jalur Umum

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): 143

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): 80

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 75

2. Cumlaude dan Diaspora

Nilai kumulatif: paling sedikit 298

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): paling rendah 85

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): -

3. Penyandang disabilitas

Nilai kumulatif: paling sedikit 260

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): Serendah-rendahnya 70

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): -

4. Putra-putri Papua dan Papua Barat

Nilai kumulatif: paling sedikit 260

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): paling sedikit 60

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): -

5. Tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari Eks Honorer Kategori II

Nilai kumulatif: paling sedikit 260

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): paling sedikit 60

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK):

6. Olahragawan berprestasi

Nilai kumulatif: -

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): -

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): -

7. Dokter Spesialis dan Instruktur Penerbang

Nilai kumulatif: paling sedikit 298

Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP): -

Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU): 80

Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): -

8. Petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan, dan penjaga tahanan

Nilai kumulatif: paling sedikit 260

* Urutan Pendaftaran CPNS 2019 di situs sscasn.bkn.go.id

Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga.

Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran.

Berikut ini alur pendaftaran di portal SSCASN:

1. Pelamar membuka portal SSCASN di SINI

2. Pelamar membuat akun SSCN 2019 menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) atau NIK kepala keluarga

3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan sebelumnya. Setelah itu, unggah foto diri memegang KTP dan kartu informasi akun

4. Pelamar melengkapi biodata. Pastikan data yang diisikan telah benar

5. Pelamar memilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan. Kemudian, lengkapi data yang ada

6. Unggah sejumlah dokumen persyaratan ke dalam portal SSCASN

7. Cek resume dan cetak kartu pendaftaran SSCN 2019

8. Data pendaftaran akan diverifikasi. Lalu, daftar peserta yang dinyatakan lolos atau tidak akan diumumkan.

Melansir laman Kompas.com, Kamis (31/10/2019) ada sejumlah persyaratan untuk mendaftar CPNS 2019 di antaranya:

* Persyaratan umum, yakni:

1. Warga negara Indonesia (WNI)

2. Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon anggota TNI/Polri

3. Tidak berkedudukan sebagai anggota atau pengurus partai politik

4. Tidak pernah diberhentikan sebagai PNS atau pegawai swasta

5.Tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan

6. Sehat jasmani rohani yang dibuktikan surat keterangan dokter

7. Bebas pemakaian narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan rumah sakit pemerintah atau Badan Narkotika Nasional atau kepolisian

8. Berkelakuan baik dengan dibuktikan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari kepolisian

9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah yang ditunjuk pemerintah

* Adapun persyaratan khususnya:

1. Berusia 18 hingga 40 tahun

2. Memiliki KTP yang masih berlaku

3. Memiliki ijazah dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi luar negeri minimal 2,75 dan lulusan perguruan tinggi swasta minimal 3,00

4. Mampu menguasai bahasa Inggris dengan baik yang dibuktikan dengan lampiran sertifikat hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang dikeluarkan tahun 2014, EPT dengan nilai minimum 400, TOEFL Prediction dengan nilai minimum 400, IELTS dengan nilai minimum 500, dan TOEIC dengan nilai minimum 600

* Syarat Khusus Bagi Tenaga Kesehatan

Badan Kepegawaian Negara atau BKN memberikan peringatan bagi Tenaga Kesehatan, baik Dokter, Dokter Gigi, Perawat, dan lain sebagainya yang ingin mengabdi sebagai ASN agar tidak melupakan satu dokumen penting, yakni STR.

Surat Tanda Registrasi (STR) merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi.

Tenaga kesehatan yang telah memiliki STR dapat melakukan aktivitas pelayanan kesehatan.

STR dapat diperoleh jika setiap tenaga kesehatan telah memiliki ijazah dan sertifikat uji kompetensi yang diberikan kepada peserta didik setelah dinyatakan lulus ujian program pendidikan dan uji kompetensi.

Ijazah diterbitkan oleh perguruan tinggi peserta didik dan sertifikat uji kompetensi yang diterbitkan oleh DIKTI.

"Kamu seorang tenaga kesehatan (Dokter, Dokter Gigi, Perawat dll) dan punya goal mengabdi kpd negeri sbg ASN?" Eitss, pastikan #SobatBKN sdh punya STR. Ibarat berkendara gak punya SIM, pelamar CPNS tenaga kesehatan yg blom ada STR akan ditilang oleh rekan mimin @KemenkesRI

Admin BKN di akun Twitter menyebut, Kementerian Kesehatan mencatat ada 43 daftar jabatan tenaga kesehatan yang mencakup daftar kualifikasi pendidikan yang diwajibkan dengan STR dan tidak.

"Kuy dibongkar regulasinya di UU 36/2014, Permenkes 46/2013, dan Surat Permenpanrb KP.01.01/IV/549/2019 tgl 27 Mei 2019,"tulis Admin.

Nah, untuk mempermudah proses pendaftaran pelamar tenaga kesehatan pada seleksi ASN 2019, BKN berkolaborasi dengan Kemenkes untuk membuat integrasi data STR dengan sistem Seleksi Calon ASN atau SSCASN yang dikelola BKN.

Pengumuman penerimaan resmi CPNS 2019 akan diumumkan di website dan media sosial instansi penerima formasi.

Pengumuman lainnya juga bisa dipantau lewat prtal sscn.bkn.go.id dan sscasn.bkn.go.id

(Banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Rahmadhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved