Berita Banjarmasin

2 Bulan Jelang Tahun Pilkada 2020, Kesbangpol Kalsel Nyatakan Kondisi Sosial Politik Kalsel Kondusif

Kurang lebih dua bulan jelang Tahun Pilkada pada 2020, belum ada potensi kerawanan berarti di Kalimantan Selatan (Kalsel).

banjarmasinpost,co.id/ achmad maudhody
Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Firmansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kurang lebih dua bulan jelang Tahun Pilkada pada 2020, belum ada potensi kerawanan berarti di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal ini menjadi kesimpulan Rapat Koordinasi Komunitas Intelejen Daerah di Kalsel yang dilaksanakan pada Bulan Oktober 2019.

Karena itu, menurut Kepala Bidang (Kabid) Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Firmansyah, sementara ini, keamanan dan ketertiban di Kalsel masuk dalam kategori kondusif.

Walau demikian, pihaknya bersama lembaga-lembaga dalam Komunitas Intelejen Daerah di Kalsel tak menurunkan kewaspadaannya.

Koordinasi intensif dengan aparat keamanan termasuk Polda Kalsel dan Korem 101 Antasari serta Badan Intelejen Negara Daerah tetap akan dilakukan di masa persiapan dan penyelenggaraan Pilkada Kalsel.

PKS Dukung Wacana KPU Larangan Mantan Napi Korupsi, Narkoba, dan Kejahatan Seksual Ikut Pilkada 2020

Pilkada Banjarbaru 2020: Nadjmi-Jaya Melamar ke Gerindra, Sinyal Dukungan Capai 80 Persen

Potensi munculnya kerawanan diprediksi Firmansyah yaitu pada saat nama-nama pasangan calon Kepala Daerah yang akan bertarung di Pilkada sudah diumumkan.

Namun, diantara Pilkada di tujuh Kabupaten/Kota di Kalsel, Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel diprediksinya akan berpeluang lebih besar menjadi potensi kerawanan.

"Yang agak hangat mungkin nanti Pilgub. Jadi semua daerah bisa saja berpotensi muncul kerawanan," kata Firmansyah.

Selain fanatisme yang berlebihan, praktek politik uang sebagai bentuk kecurangan dinilainya bisa menjadi salah satu pemicu adanya gesekan dan konflik di masyarakat.

Karena itu, pihaknya bersama seluruh mitra kerja Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel akan berupaya berikan pengertian dan sosialisasi agar praktek politik uang tak menjadi penyakit musiman yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab di Kalsel.

Kebakaran di Kelurahan Rangda Malingkung Tapin, Tujuh Rumah dan Satu Mobil HRV Hangus

Fawahisah Angkat Bicara, Jelaskan Subtansi Persoalan Terkait Perwakilan Warga Datang ke DPRD

Firmansyah mengaku tetap optimis dengan kesiagaan dan deteksi dini yang dilakukan seiring pemetaan potensi rawan secara terus menerus dapat menjaga situasi sosial politik di Kalsel tetap kondusif melalui tahapan persiapan dan pelaksanaan Pilkada Kalsel 2020 mendatang.

Sesuai PKPU Tentang Pilkada, KPU Provinsi Kalsel rencananya akan melaksanakan proses pungut hitung suara Pilkada Serentak Kalsel di Bulan September 2020 mendatang. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved