Kriminalitas Regional

Bocah SD Berusia 8 Tahun Ini Trauma dan Ketakutan Gara-gara Dilecehkan Oknum Gurunya

Seorang siswi berinisial ASP (8) di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, diduga dilecehkan

Bocah SD Berusia 8 Tahun Ini Trauma dan Ketakutan Gara-gara Dilecehkan Oknum Gurunya
THINKSTOCKS
Ilustrasi perkosaan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LABUAN BAJO - Seorang siswi berinisial ASP (8) di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, diduga dilecehkan oleh gurunya sendiri berinisial RH.

"Siswi itu diduga dilecehkan oleh gurunya yang masih mengenyam pendidikan di sebuah sekolah dasar di pedalaman Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono, melalui pesan WhatsApp kepada Kompas.com, Selasa (5/11/2019).

Kusumawardono mengatakan, kasus tersebut ditangani oleh pihak Kepolisian Resor Manggarai Barat dengan nomor surat tanda penerimaan laporan STPL/147 /XI/2019/NTT/ Res Mabar.

Pihaknya akan menindak tegas sesuai perundang-undangan yang berlaku terhadap pelaku.

Tak Masuk Kabinet Jokowi Lagi, Mantan Menkopolhukam Wiranto Gugat Orang Ini Sebesar Rp 44,9 Miliar

ASN Pemprov Kalsel Ini Bingung, Anaknya yang Sakit Bisa Sembuh dengan Kesenian Balamut

VIDEO Detik-detik Septic Tank Meledak, Lantai Rumah Sampai Terangkat Hingga Tewaskan Petugas

"Polres Manggarai Barat menerima laporan dari korban dan pelaku ditindak tegas. Pelaku yang diduga seorang oknum guru itu siap dipanggil dan diperiksa," ujar dia.

Kasus dugaan pelecehan anak di bawah umur seperti ini, lanjut Kusumawardono, ditangani serius oleh bagian reserse dan kriminal dan oknum pelaku diberi hukuman agar tidak mengancam keamanan anak-anak lain di lembaga pendidikan tersebut.

Kronologis kejadian menurutnya akan diketahui setelah terduga pelaku dan para saksi memberikan keterangan.

Sementara, keterangan awal dari korban bahwa oknum guru melakukan pelecehan sejak dirinya duduk dibangku kelas III di sekolah tersebut.

Terpisah Direktur Perlindungan dan Pendampingan anak JPIC Flores Barat, Suster Yosefina, SSPS menuturkan, JPIC bersama orangtua dari siswi itu sudah dua hari ke kantor Kepolisian Resor Manggarai Barat di bagian Kanit PPA untuk mendampingi korban.

Kondisi korban saat ini masih trauma, minder dan sedikit takut.

"Saat ini korban ada di rumah perlindungan perempuan dan anak JPIC SSPS Flores Barat," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Oknum Guru Diduga Lecehkan Murid SD",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved