Berita Regional

Ibu Pembunuh Bayi di Mesin Cuci Terancam 15 Tahun Penjara, Melahirkan di Kamar Mandi Sambi Berdiri

Tersangka Sutina diduga kuat membunuh seorang bayi yang baru dilahirkannya di rumah majikannya, kelurahan 30 Ilir, kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Ibu Pembunuh Bayi di Mesin Cuci Terancam 15 Tahun Penjara, Melahirkan di Kamar Mandi Sambi Berdiri
(TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI)
Sutina (36 tahun) tersangka pembunuhan bayinya sendiri dihadirkan dalam gelar perkara di halaman Mapolresta Palembang, Selasa (5/11/2019). Perempuan yang bekerja sebagai pengasuh anak di Palembang tersebut nekat memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci karena takut dan malu setelah hamil di luar nikah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Malu melahirkan bayi hasil hubungan gelap akibat pacar tak bertanggung jawab, seorang asisten rumah tangga di Palembang diduga membunuh bayi yang baru dilahirkannya.

Kini pelaku bersiap-siap menanggung akibat perbuatan sadisnya itu dengan ancaman hukuman berat.

Dilansir dari Tribunsumsel.com, Rabu (6/11/2019), peristiwa pidana aborsi atau pembunuhan terhadap seorang bayi di mesin cuci, yang dilakukan ibu kandungnya terancam hukuman penjara 15 tahun dan denda sebesar 3 miliar rupiah.

Tersangka Sutina diduga kuat membunuh seorang bayi yang baru dilahirkannya di rumah majikannya, kelurahan 30 Ilir, kecamatan Ilir Barat II, kota Palembang pada Senin (4/11/2019).

Kombes Pol Didi Hayamansyah (Kapolresta Palembang) memberikan informasi motif tersangka bahwa malu lantaran adanya hubungan gelap dengan pacarnya yang tak bertanggung jawab dengan kehamilannya.

Wasiat Yuni Shara Sebelum Meninggal Dunia, Kakak Krisdayanti & Eks Raffi Ahmad Ungkap Soal Ini

Viral Ibu Kandung Bunuh Bayi yang Baru Lahir dengan Cara Dimasukkan Mesin Cuci, Ini Kronologinya

Didi Hayamansyah mengatakan ada lima saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan terkait kejadian ini.

Kini pihak kepolisian juga sedang mencari tahu di mana keberadaan pacarnya untuk mengetahui betul atau tidaknya hubungan pelaku dengan dirinya.


Sutina (36 tahun) tersangka pembunuhan bayinya sendiri dihadirkan dalam gelar perkara di halaman Mapolresta Palembang, Selasa (5/11/2019). Perempuan yang bekerja sebagai pengasuh anak di Palembang tersebut nekat memasukkan bayinya ke dalam mesin cuci karena takut dan malu setelah hamil di luar nikah. TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI (TRIBUN SUMSEL/MA FAJRI)

Menurut Didi, dalam pemeriksaan pelaku tidak ingin diketahui bahwa dirinya sudah mengandung dan melahirkan di lokasi kejadian (di rumah majikannya).

Langkah selanjutnya, polisi akan melakukan scientific investigation dengan cara melihat kejiwaan dari pelaku yang juga ibu kandung si bayi.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved