Kalselpedia

Kalselpedia: Jejangkit Eco Park Batola

JEJANGKIT adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Indonesia.

Kalselpedia: Jejangkit Eco Park Batola
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
LAHAN parkir seluar dua (2) hektar untuk para tamu dan pengunjung Hari Pangan Se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 silam, kini dijadikan gudang alat mesin pertanian (alsintan) atau ware house dan nantinya dijadikan parkir mobil tamu pengunjung Jejangkit Eco Park. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - JEJANGKIT adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Indonesia.

Kecamatan Jejangkit terdiri dari beberapa desa, yakni Desa Bahandang, Cahaya Baru, Jejangkit Barat, Jejangkit Muara, Jejangkit Pasar, Jejangkit Timur dan Sampurna.

Desa Jejangkit Muara pernah menjadi event akbar dunia, yakni lokasi Hari Pangan se-dunia (HPS) di Desa Jejangkit, Kabupaten Batola 18 sampai 21 Oktober 2018 lalu.

Pemkab Batola pada 2020 ini akan merencanakan membuat ramai kawasan Jejangkit dengan membangun Jejangkit Eco Park di eks lokasi venue atau panggung utama Hari Pangan se-dunia (HPS) seluas tiga hektare mulai awal 2020 sampai November 2022.

KalselPedia: Profil Desa Perintis Raya, Kabupaten Tapin

KalselPedia: Profil Pusat Studi Korea (Pusko) ULM, Bermula dari Gagasan Kayu

KalselPedia: Sejarah Masuknya Sepakbola ke Banjarmasin

Jejangkit Eco Park akan bebas dari polusi dan asap kendaraan bermotor.

Kendaraan dan motor tamu nantinya akan diparkir di lokasi lahan parkir eks HPS seluas dua hektare.

Pembangunan Jejangkit Eco Park ini akan dimulai pada 2020 mendatang sampai tiga tahun ke depan.

Diharapkan sebelum November 2022, Jejangkit Eco Park ditargetkan sudah selesai dan dilaunching.

Jejangkit Eco Park akan dilengkapi kebun binatang mini, wadah berkemah, kolam pemancingan mini, tempat bermain anak-anak, pohon harapan, halaman, lokasi outbound dan wahana wisata air serta lima penginapan untuk keluarga.

Kalau ada yang mau menginap di cottage di Jejangkit Eco Park, maka harus berbayar, tidak gratis karena untuk dana pengelolaan cottage.

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Batola saat ini sudah mempunyai cetak biru pembangunan lima tahun dan 20 tahun ke depan sehingga ada konsep menata kota dan konsep menata desa.

Pemkab Batola juga mempunyai terobosan unik angkutan pengunjung Jejangkit Eco Park dari lokasi parkir ke lokasi venue atau panggung utama.

Untuk angkutan pengunjung Jejangkit Eco Park akan menggunakan modifikasi traktor yang dirakit sehingga murah dan efisien.

Shuttle Bus ala Jejangkit ini akan mengangkut warga Jejangkit yang datang untuk menikmati Jejangkit Eco Park.

(banjarmasinpost.co.id/ogi)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved