Berita Kabupaten Banjar

Konsultan Kemendes Ini Minta Warga Tiwinganlama Kabupaten Banjar Hindari Kebiasaan 'Bahanduk'

Lolosnya Desa Tiwinganlama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalsel, dalam sepuluh besar Desa Wisata tahun 2019 tingkat nasional melegakan.

Konsultan Kemendes Ini Minta Warga Tiwinganlama Kabupaten Banjar Hindari Kebiasaan 'Bahanduk'
banjarmasinpost.co.id/idda royani
TERBATAS - Area tepian sungai di Tiwinganlama, Aranio, Kabupaten Banjar, turut dimanfaatkan untuk area parkir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lolosnya Desa Tiwinganlama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam sepuluh besar Desa Wisata tahun 2019 tingkat nasional melegakan semua pihak di Banua ini.

Meski begitu seluruh elemen masyarakat Tiwinganlama diminta bahu-membahu melakukan penguatan karakter khas lokal. Termasuk memperhatikan kebiasaan tertentu yang dapat mendegradasi etis sosial karena dapat berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan.

"Saya beberapa kali ke Tiwinganlama dan maaf kadang masih sering melihat ibu-ibu yang hany mengenakan handuk menjemur pakaian di depan rumah. Dan, maaf kadang yang dijemur pakaian dalam pula," sebut Mugiharto Wakhmadi, Tenaga Ahli Program Inovasi Desa (PID), Kementerian Desa (Kemendes).

Ia berharap kebiasaan 'bahanduk' tersebut dihindari karena tak nyaman dipandang. Pasalnya wisatawan yang datang sangat beragam latarbelakangnya sehingga adakalanya menjadi tidak suka melihat hal seperti itu.

Tim Kemenhub Lakukan Verifikasi Kelaikan di Bandara Syamsudin Noor Baru hingga Sabtu depan

Ibu Pembunuh Bayi di Mesin Cuci Terancam 15 Tahun Penjara, Melahirkan di Kamar Mandi Sambi Berdiri

"Jadi, hal itu menunjukkan sebagian warga kurang mendukung atau kurang mengerti bahwa desanya menjadi Desa Wisata. Karena itu, hal-hal seperti itu pun mesti turut diperhatikan," tandasnya, Rabu (06/11/2019).

Ia berharap seluruh elemen masyarakat di Tiwinganlama dilibatkan. Setidaknya semuanya mengetahui status Desa Wisata yang disandang sehingga secara sadar masing-masing akan turut menjaga dan selalu memberikan hal terbaik kepada pengunjung.

SARAN - Konsultan PID Kemenses Mugiharto Wakhmadi (tengah oegang pelantang) sharing pada acara FGD Visualisasi Data dan Informasi Mendukung PID Banjar, kemarin
SARAN - Konsultan PID Kemenses Mugiharto Wakhmadi (tengah oegang pelantang) sharing pada acara FGD Visualisasi Data dan Informasi Mendukung PID Banjar, kemarin (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Selain itu, area parkir juga mesti dipikirkan solusinya mengingat area parkir yang ada saat ini hanya mampu menampung sedikit kendaraan bermotor. "Bahkan kadang untuk menuju lokasi parkir pun susah karena jalannya sempit," sebutnya.

Mugiharto mengatakan Tiwinganlama memiliki kans yang besar menjadi juara Desa Wisata tingkat nasional. Soalnya, selain objek wisata alam (Bukit Matang Keladan) yang sangat indah dan alami, pengelolaanya pun cukup bagus oleh BUMDes bekerjasama dengan pemerintah desa dan Pokdarwis.

Pasar Ulin Raya Banjarbaru Dibersihkan, Pedangang Diminta Tutup Untuk Persiapan Penilaian Adipura

Formasi CPNS 2019 Kementerian dari Terbanyak Hingga Sedikit, Cek Gaji & Daftar via sscasn.bkn.go.id

Karena itu saat ini tinggal melakukan sentuhan-sentuhan tambahan guna makin memperkuat keunggulan tersebut.

"Salah satunya ya mengenai hal-hal sepele tadi, kebiasan menjemur pakaian di depan rumah, keramahtamaan dan lainnya," tandasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan Zulkifli juga menyetuskan perlunya kepaduan seluruh pihak di Tiwinganlama. Termasuk bagi kalangan ojek serta pedagang makanan/minuman.

"Semuanya mesti bisa menjelaskan tentang wisata Matang Keladan ketika ada pelancong yang bertanya. Bahkan kalau perlu tukang ojeknya menggunakan baju khusus sehingga mudah dibedakan. Warung-warung juga perlu di-branding agar tampak lebih cantik dan seragam," cetusnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved