Berita Jakarta

Tak Akan Pandang Bulu, Jaksa Agung ST Burhanuddin : Adik atau Kakak Kalau Korupsi, Saya 'Gebukin'

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengaku tak pandang bulu dalam menegakkan hukum, termasuk penanganan korupsi.

Tak Akan Pandang Bulu, Jaksa Agung ST Burhanuddin : Adik atau Kakak Kalau Korupsi, Saya 'Gebukin'
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Jaksa Agung, ST Burhanuddin sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu termasuk kasus korupsi disampaikan  Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin

Dilansir dar Kompas.com, Jaksa Agung mengaku tak pandang bulu dalam menegakkan hukum, termasuk penanganan korupsi.

Bahkan, ia menyebutkan akan menindak adik atau kakaknya jika memang terbukti melakukan korupsi.

“Dalam tugas pokok saya, enggak ada hubungannya, dan bagi saya, adik saya atau kakak saya (kalau) korupsi, tak gebukin,” ujar Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2019).

Hal itu diungkapkannya ketika ditanya hubungannya dengan sang kakak yang merupakan politikus PDI-P, TB Hasanuddin.

Ia pun mengakui bahwa Hasanuddin merupakan kakaknya.

Namun, Burhanuddin menegaskan bahwa dirinya adalah seorang profesional dan bukan titipan dari pihak mana pun.

Meski kakaknya merupakan politikus PDI-P, ia juga mengaku tidak mengetahui anggota hingga kantor partai tersebut.

"Saya profesional murni. Kalau teman-teman saya di sini, di Kejagung, dan lihatlah sepak terjang saya waktu di Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara),” kata dia. 

Kapolri Bertemu Jaksa Agung dan Ketua KPK, Bahas Sinergitas Hingga Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Adapun Burhanuddin merupakan jaksa agung dari kalangan internal lembaga tersebut.

Dilansir dari Tribunnews, Burhanuddin diketahui memulai kariernya di lingkungan kejaksaan pada tahun 1989 sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi.

Sepanjang kariernya, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi Kejati Sulsel, hingga Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

Penulis Devina Halim/Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jaksa Agung: Adik atau Kakak Saya kalau Korupsi, Saya "Gebukin"",

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved