Berita Banjarbaru

Tim Kemenhub Lakukan Verifikasi Kelaikan di Bandara Syamsudin Noor Baru hingga Sabtu depan

Hasil verifikasi Kemenhub ini nantinya akan memberikan catatan-catatan yang perlu ditindaklanjuti dan dipenuhi oleh Angkasa Pura I sebagai operator.

Tim Kemenhub Lakukan Verifikasi Kelaikan di Bandara Syamsudin Noor Baru hingga Sabtu depan
HO/Humas Syamsudin Noor
Tim Kemenhub melakukan verifikasi di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasn di Banjarbaru hingga Sabtu depan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejumlah petugas di Satuan Kerja (Satker) Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor (PPDJ) mulai hari ini hingga Sabtu (9/11/2019) ke depan dibuat sibuk dengan kedatangan tim verifikasi.

Verifikasi tersebut dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia dalam hal ini Direktorat Keamanan Penerbangan Kemenhub RI.

Project Manager Pembangunan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Dadang Dian Hendiana, Rabu (6/11/2019) menjelaskan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bangunan terminal, bangunan penunjang beserta fasilitas dan perangkat di dalamnya telah aman, layak, serta memenuhi standar regulator dan siap untuk dioperasionalkan.

Dadang berujar, hasil verifikasi dari Kemenhub ini nantinya akan memberikan catatan-catatan yang perlu ditindaklanjuti dan dipenuhi oleh Angkasa Pura I sebagai operator bandara.

Pasar Ulin Raya Banjarbaru Dibersihkan, Pedagang Diminta Tutup Untuk Persiapan Penilaian Adipura

Wasiat Yuni Shara Sebelum Meninggal Dunia, Kakak Krisdayanti & Eks Raffi Ahmad Ungkap Soal Ini

Usulkan Nama Suami Mulan Jameela Ahmad Dhani Jadi Wagub DKI Dampingi Anies, Gerindra Tunggu Prabowo

Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diamanatkan oleh pemerintah kepada Angkasa Pura I untuk mengatasi permasalahan lack of capacity yang terjadi.

Proyek ini terdiri dari pembangunan sisi darat yang meliputi pembangunan terminal baru dan gedung kargo serta pembangunan sisi udara yang meliputi perluasan apron.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, mengatakan terminal baru Bandara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang hanya memiliki luas 9.043 meter persegi.

Beroperasinya terninal baru ini akan menambah kapasitas penumpang menjadi 7 juta penumpang per tahun atau 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang per tahun.

Terminal baru juga ditunjang dengan 42 unit konter check-in, 3 conveyor belt, dan ruang tunggu seluas 5.185 meter persegi. Tersedia pula, lahan parkir seluas 34.360 meter persegi untuk kendaraan roda empat dan 2.420 meter persegi untuk kendaraan roda dua.

Gambut Diguyur Hujan, Bandara Syamsudin Noor Justru Diselimuti Kabut Asap, Begini Penjelasan BPBD

Sambut Rampungnya Bandara Syamsudin Noor, Wali Kota Nadjmi Adhani Ingin Kembangkan Kawasan Aero City

Terminal kargo baru berkapasitas 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun yang ada saat ini. Sedangkan apron bertambah menjadi 129.812 meter persegi dan mampu menampung 16 pesawat narrow body dari yang sebelumnya hanya 80.412 meter persegi dan hanya dapat menampung 8 pesawat narrow body.

“Hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor ini adalah bagian dari komitmen Angkasa Pura I untuk terus meningkatkan layanan kebandarudaraan berstandar internasional dengan mengutamakan prinsip Safety, Security, Services dan Compliance. Terminal baru ini diharapkan dapat menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan,” tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved