Berita Kabupaten Banjar

Bangunan Asrama Kabupaten Banjar di Banjarmasin Mulai Usang, Begini Kondisinya

Asrama mahasiswa putri milik Pemerintah Kabupaten Banjar di Kota Banjarmasin mulai usang. Kalangan mahasiswa setempat

Bangunan Asrama Kabupaten Banjar di Banjarmasin Mulai Usang, Begini Kondisinya
Mahrani Ahmad untuk banjarmasinpost.co.id
Staf teknis Pemkab Banjar melakukan peninjauan di Asrama Barakat Putri di Banjarmasin, Rabu (6/11) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Asrama mahasiswa putri milik Pemerintah Kabupaten Banjar di Kota Banjarmasin mulai usang. Kalangan mahasiswa setempat yang menghuninya pun berharap pemerintah segera melakukan renovasi.

Pasalnya, kondisi fisik bangunan asrama sebagian mulai rapuh. "Atapnya juga mulai rusak, kalau hujan bocor. Lantainya juga mulai lapuk," sebut Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB) Mahrani Ahmad, Kamis (07/11/2019).

Tak cuma itu, lanjut Mahrani, pintu-pintu kamar juga banyak yang tak berfungsi lagi atau tak bisa dikunci. Aliran listrik pun kerap terputus-putus. Pihaknya selama ini juga telah berupaya melalukan penangan ringan sesuai kemampuan.

FAKTA Lenyapnya Prinsa Shafira dari Indonesian Idol 2019, dari Tak Muncul hingga Hal Menyedihkan Ini

Dijual Separo Harga, Ratusan Gas Elpiji di Pangkalan Martapura Ini Ludes dalam Waktu Singkat

Marcus/Kevin Menang! Live Streaming TVRI Fuzhou China Open 2019 Babak 16 Besar, Cek Link Usee TV

"Sudah kami coba untuk mmprbaiki semampu kami dengan patungan duit untuk memperbaikinya. Tentunya karena keterbatasan kami, hanya sebagian yang dapat diperbaiki," timpal Nurul Husna, salah satu penghuni asrama.

Asrama bernama Barakat Putri tersebut beralamat di Jalan Bawang Putih Nomor 53 RT 31, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur. Mahasiswa putri yang menghuninya sebanyak 20 orang.

Mereka semringah karena pada Rabu (06/11/2019), ada kunjungan dari staf teknis Pemkab Banjar. Ada sekitar empat orang yang datang yakni HM Faisal Rahman dari BPKAD Banjar (Bidang Penangan Aset Daerah), Bayu Wiratama bersama dua orang rekannya dari Dinas PUPR Banjar.

Kehadiran staf teknis tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum FKMKB Mahrani Ahmad dan Ketua Asrama Barakat Putri, Nurul Husna. Keduanya sempat berdialog dan sharing dengan utusan Pemkab Banjar tersebut.

Mahrani menuturkan peninjauan terfokus pada keadaan asrama mahasiswa yang saat ini mengalami banyak kerusakan. "Alhamdulilah pegawai Pemkab Banjar yang datang telah melihat langsung kondisi faktualnya," tandasnya.

Pihaknya sangat berterimakasih atas kedatangn tim peninjau dari dinas terkait Pemkab Banjar tersebut. "Kami menanti-nanti perhatian dari pemerintah, terlebih untuk keadaan aset daerah (asrama) yang sekarang ditempati sekitar 20 orang mahasiswa dengan berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar," ucap Mahrani.

Mengutip penjelasan Faisal Rahman dari BPKAD Banjar, Mahrani mengatakan kerusakan fisik asrama tersebut akan ditangani dalam waktu cepat. Fokusnyanya pada kondisi yang urgen, selebihnya dimungkinkan akan ditangani awal 2020 mendatang.

"Beliau mengatakan karena saat ini sudah habis untuk pelaporan tahun 2019. Jd tidak bisa memperbaiki secara keseluruhan," pungkas Mahrani.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved