Berita Kotabaru

Kepala BKPPD Terancam 'Digorok' Bupati Kotabaru, Tim Kedua Dibentuk untuk Eksekusi

Dugaan melangkahi wewenang Bupati Kotabaru dan Sekretaris Daerah Kotabaru yang dilakukan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan

Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Bupati Kotabaru H Sayed Jafar saat bersama media. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dugaan melangkahi wewenang Bupati Kotabaru dan Sekretaris Daerah Kotabaru yang dilakukan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kotabaru Zainal Arifin, terus berlanjut.

Pasalnya tim Inspektorat yang sudah turun telah melaksanakan tugasnya untuk penyelidikn dan keabsahan terkait tanda tangan yang mengatasnamakan Bupati Kotabaru untuk pemindahan dan pemberhentian ASN di lingkup Pemerintahan Kotabaru.

Kabarnya, Kepala BKPPD Kotabaru terbukti bersalah sehingga dinaikkan ketahap pemeriksaan selanjutnya. Hal itu di akui Kepala Inspektorat Kotabaru, H Akhmad Fitriadi.

"Sudah selesai pemeriksaan tim, dan selanjutnya dibentuk lagi tim Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai yang diketuai pak Sekda langsung. Bisa konfirmasi ke beliau langsung, " katanya.

Omelan Raffi Ahmad pada Nagita Slavina Saat di Labuan Bajo, Ibu Rafathar: Aku Dimarahin Terus!

FAKTA Lenyapnya Prinsa Shafira dari Indonesian Idol 2019, dari Tak Muncul hingga Hal Menyedihkan Ini

Anggota DPR Lora Fadil Beberkan Hubungan Intim dengan 3 Istri, Si Cantik Mana di Atas dan di Bawah

Terpisah, Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad, Kamis (7/11/19) mengatakan tim yang dibentuk Inpektorat sebelumnya sudah selesai dan Bupati kembali membentuk tim untuk mengkaji pelanggaran apa dan memastikan melanggar atau tidak agar tidak salah langkah.

"Ini tim kedua yang saya Ketua langsung dan dua anggotanya yakni Asisten 3 Hardianto dan Kepala Inspektorat Akhmad Fitriadi, " katanya.

Dia menyebutkan, akan memanggil kepala BKPPD Kotabaru pada Senin mendatang. Dari hasil pemeriksaan tim pertama memang ada pelanggaran sehingga ada tim kedua yang dibentuk yang bernama Tim Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai.

"Tugas tim ini dalam rangka memeriksa berkaitan dengan terjadinya pelanggaran wewenang (melampau wewenang)," kata Said Akhmad kepada Banjarmasinpost.co.id.

Timnya akan memeriksa terhadap pelanggaran dan hasilnya nanti akan disampaikan ke Bupati Kotabaru.

Terkait pasal apa saja yang dilanggar apakah berat atau pelanggaran ringan dan keputusan nanti akan diberikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar.

"Yang mengeluarkan SK hukuman nanti hanya Bupati, bukan tim jadi tergantung dari Bupati, " katanya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang sempat ditemui mengakui sudah membentuk tim yang diketua Sekda Kotabaru langsung. Hasilnya nanti dilihat apa hasilnya dan hukumannya.

"Kalau terbukti melanggar, akan ada sanksi dan ancaman copot jabatan bahkan mungkin lebih, atau 'digorok' biar jera, " kata pak Bupati yang kemudian diiringi tawa karena kesal. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved