Berita Kotabaru

Ikuti Diklat Gratis, 156 Orang ini Dapat Sertifikat Keterampilan di Bandara Kotabaru

Sebanyak 156 orang mendapatkan pelatihan gratis melalui program Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang menjadi program prioritas Nasional untuk majukan

Ikuti Diklat Gratis, 156 Orang ini Dapat Sertifikat Keterampilan di Bandara Kotabaru
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
PenutUpan Diklat DPM di Bandara Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sebanyak 156 orang mendapatkan pelatihan gratis melalui program Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang menjadi program prioritas Nasional untuk majukan masyarakat Indonesia.

Diklat itu secara resmi ditutup Kepala Bandara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Ferdinan Nurdin, pada Jumat (8/11/19) siang.
Setelah beberapa hari mengikuti pelatihan, para peserta kini memiliki sertifikat.

Menurut Ferdinan, program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) merupakan program prioritas Nasional dari pemerintah pusat.

Tujuannya untuk memajukan masyarakat Indonesia serta untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Daftar Sholawat Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabiul Awl 1441 H atau 2019

Lagi, Kebohongan Barbie Kumalasari Dibongkar, Uang Rp 3 Miliar Istri Galih Ginanjar Dari Sini

Artis Pakai Susuk Dibongkar Roy Kiyoshi & Dephienna, Raffi Ahmad, Suami Nagita Slavina Termasuk?

Dia menjelaskan, dengan sekolah gratis dan mendapatkan sertifikat serta fasilitas gratis, masyarakat diharapkan bisa memiliki keahlian maupun keterampilan.

Sehingga nantinya bisa berkembang untuk mendapatkan pekerjaan atau bahkan berwiraswasta untuk meningkatkan kehidupan ekonominya.

"Tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi mendapatkan keterampilan dan keahlian khusus seperti halnya diklat SMS (safety management System). Yang mana merupakan mandatory training untuk para personel penerbangan. Karena setiap personel bandara wajib mengetahui tentang apa itu SMS, bagaimana mengidentifikasi atau mengenal tentang hazard dan riesikonya," katanya.

Pada pelaksanaannya sejak 4 hingga 8 November, ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan.

Penutupan DPM tahun 2019 di UPBU Gusti Sjamsir Alam total diklat ada 8 kelas dengan total jumlah 156 peserta.

Dia menyebutkan, kelas BP3 Curug telah menyelenggarakan diklat SMS (safety management system sebanyak 20 peserta, SA (security awarness) sebanyak 20 peserta dengan total 40 Peserta.

Kelas hari kedua BP3 Curug telah menyelenggarakan diklat SMS (safety management system) sebanyak 10 Peserta, HF (hunan factor) sebanyak 10 Peserta dengan total dengan total 20 Peserta.

POLTEKBANG Surabaya telah menyelenggarakan diklat DG (sangerous goods) Type A sebanyak 26 peserta, DG (dangerous goods) Type A sebanyak 26 peserta dengan total 52 Peserta.

Sementara dari POLTEKBANG Jayapura telah menyelenggarakan diklat SMS (safety management system) sebanyak 22 Peserta, SMS (safety management system) sebanyak 22 Peserta dengan total 44 peserta.

"Peserta DPM diikuti pegawai Bandara baik PNS maupun tenaga kontrak atau honorer Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru, Stakeholder Penerbangan di amtaranya BMKG, Airnav, Airlines (wing air dan hevilift), Ground Handling, Koperasi Bandara, Cargo (lion parcel), serta Perwakilan para pegawai forkopimda Kotabaru, " sebut Ferdinan.

Dengan sekolah gratis, lanjutnya mereka mendapatkan sertifikat dan license serta fasilitas gratis.

"Mereka bisa lebih terampil karena tidak hanya mendapatkan pekerjaan tetapi mendapatkan keterampilan dan keahlian khusus," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved