Public Services

Kepada Bupati Tanahlaut, Tolong Perlebar Jalan Berkat Permai Supaya Lebih Cantik

Kepada Yth. Bupati Tanahlaut/instansi terkait. Kami atas nama warga jalan Berkat Permai khususnya Jamaah Majelis An Nur

Kepada Bupati Tanahlaut, Tolong Perlebar Jalan Berkat Permai Supaya Lebih Cantik
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Tempat sampah liar masih banyak di wilayah Kabupaten Banjar, terutama di kawasan Kertakhanyar Gambut karena tidak ada ketersediaan lahan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepada Yth. Bupati Tanahlaut/instansi terkait. Kami atas nama warga jalan Berkat Permai khususnya Jamaah Majelis An Nur memohon untuk perbaikan dan pelebaran jalan. Sulit Pak, selisihan mobil, terutama jalan yang dibelakang kuburan muslimin.

Padahal kalau diperlebar jadi cantik, dan menjadi jalan alternatif kan termasuk dalam kota, Pak. Terima kasih atas perhatian Bapak. 082155021469

TANGGAPAN:
TERIMA kasih atas sarannya. Namun demikian, ada beberapa hal yang diperlukan pada saat pelebaran jalan yakni; 1) Lahannya harus tersedia cukup; 2) Lalu lintas harian rata rata harus terukur; 3) Jarak rumah dengan ujung terluar sesuai tata ruang; 4) Di bawah badan jalan yang diperlebar harus bersih dari instalasi PDAM, Telkom; 5) Jarak terluar dengan tiang listrik sesuai tata ruang. Demikia yang dapat kami jelaskan terima kasih.

IR MUHARDIN, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanahlaut

Jangan Sampai Ada TPS di Pinggir Jalan
MARTAPURA - Kepada Yth. Dinas Kebersihan Kabupaten Banjar. Tolong lebih perhatian kepada kawasan Kertakhanyar dan Gambut (Km 7 sampai Km 17), kawasan ini sangat berdebu serta gersang dan kalau bisa jangan sampai ada TPS di pinggir jalan, karena sangat mengganggu lalu lintas.

Selain itu juga sebaiknya sering dilakukan kegiatan bersih bersih dan sosialisasi ke masyarakat Kabupaten Banjar yang berada di kawasan Gambut serta Kertakhanyar, supaya pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait kebersihan tumbuh. Terima kasih. 081244188893

TANGGAPAN:
TERIMA kasih masukannya. Kami tiap pagi mengangkut sampah dari kawasan itu, tapi setelah diangkut ada masyarakat yang membuang sampah ke tempat itu lagi. Sosialisasi kami laksanakan secara periodik, tapi tidak bisa seluruh masyarakat dilibatkan, hanya masyarakat di kawasan itu saja.

Sedangkan yang buang sampah bisa dari luar kawasan, sambil lewat buang sampah di kawasan tersebut. Ke depan kami akan menutup TPS-TPS liar itu, dengan membangun TPS-TPS di dalam, yang lebih dekat dengan sumber-sumber sampah.

BOYKE W TRIESTIYANTO, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved