Kriminalitas Tapin

Pelaku Penusuk Anak Hingga Tewas di Lapangan Dwi Darma Rantau, Diserahkan Keluarganya ke Polisi

Teka-teki pelaku pembunuhan terhadap anak muda, Muhammad Rizky Rahman (14) pelajar SMP, terungkap merupakan orang dewasa.

Pelaku Penusuk Anak Hingga Tewas di Lapangan Dwi Darma Rantau, Diserahkan Keluarganya ke Polisi
banjarmasinpost.co.id/fuad
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Teka-teki pelaku pembunuhan terhadap anak muda, Muhammad Rizky Rahman (14) pelajar SMP, terungkap merupakan orang dewasa.

AR berusia 26 tahun, menyerahkan dirinya dengan diantar kerabatnya dari Ampah, Kalimantan Tengah (Kalteng), lokasi selama ini terduga melarikan diri.

Kini pelaku yang menusuk korban di bagian pinggang hingga korban tewas di IGD RSUD Datu Sanggul Rantau, tidur di sel tahanan Polres Tapin.

Kasatreskrim Polres Tapin, AKP Thomas Alfian dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (7/11/2019) malam, membenarkan.

"AR diserahkan kerabatnya ke Mapolres Tapin, setelah tiga hari berada di rumah kerabatnya di Ampah, Kalimantan Tengah," kata Thomas Alfian .

KPU HST Minta Tambahan Anggaran Rp 3,5 Miliar untuk Penyelenggaraan Pilkada 2020, Ini Alasannya

Ayah Mencuri Handphone dengan Memanfaatkan Anaknya yang Masih di Bawah Umur, Terekam CCTV

Menurut Thomas Alfian, AR adalah yang menusuk korban di Lapangan Dwi Dharma Rantau. Usai menusuk korban, AR pergi mengendarai sepeda motor ke rumah kerabatnya di Desa Harapan Masa, Kecamatan Tapin Selatan.

"Tim mengejar ke Desa Harapan Masa, AR sudah pergi menaiki taksi ke Ampah, Kalteng,"ujar Thomas Alfian,

Pelaku berada di Desa Harapan Masa itu untuk meminta uang untuk tujuan pergi ke Ampah, Kalimantan Tengah menggunakan taksi.

Menurut Thomas Alfian, usai peristiwa pembunuhan di lapangan Dwi Dharma Rantau, tim melakukan penyelidikan, menemukan identitas pelaku.

Pelaku sempat dikejar di Desa Harapan Masa, namun tidak ketemu karena terlanjur pergi.

Anggota Bhabinkamtibmas melakukan pendekatan dan komunikasi dengan keluarga pelaku di Desa Harapan Masa.

Pemprov Kalsel Sosialisasi Bantuan Hukum Gratis di Loksado, Ini Tujuannya

Ribuan Jemaah Hadiri Maulid Nabi di Sabilal, Guru Zuhdi Minta Umat Kagumi Sosok Nabi Muhammad SAW

Tim lainnya, tetap melakukan pengejaran ke Ampah, Kalimantan Tengah, sesuai hasil penyelidikan perkiraan korban melarikan diri.

Selang tiga hari, pelaku diantara "kerabatnya dari Ampah, Kalteng menyerahkan diri di Mapolres Tapin," tutup Thomas Alfian.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan SPG, kawasan Lapangan Dwi Dharma, Minggu (3/11/2019) sekitar pukul 21.00 Wita.

Besoknya, media sosial jejaring facebook, geger karena kerabat korban mengutuk terduga pelaku yang menikam anak kecil dan melarikan diri. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved