Berita Banjarmasin

Ini Peserta Termuda dan Tertua di Baayun Maulid Basirih

Umat Islam di Indonesia terkhusus Kalimantan Selatan Sabtu (9/11/2019) ini memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ini Peserta Termuda dan Tertua di Baayun Maulid Basirih
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Peserta Baayun Maulid tertua, Rusmina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Umat Islam di Indonesia terkhusus Kalimantan Selatan Sabtu (9/11/2019) ini memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Bertepatan tanggal 12 Rabiul Awal 1941 Hijriah, namun yang berbeda peringatan di Kota Banjarmasin dengan daerah lain, jika biasanya hari kelahiran Nabi Muhammad SAW hanya diisi dengan maulid habsy dan tausiah, masyarakat Banjar khusus mengisinya dengan adat istiadat kebudayaan Banjar yakni Baayun Maulid seperti di Kubah Basirih.

Kegiatan pun meriah, diikuti oleh sekitar 500 peserta dari seluruh penjuru kota Banjarmasin Kalsel, luar Kalsel seperti Palangkaraya, Kapuas, Kalimantan Tengah hingga Pekanbaru ikut berpartisipasi.

Cerita Ratu Dangdut Meniti Karir, Elvy Sukaesih Sempat Naik Mobil Rongsok, Cita-cita Jadi Pramugari

Saat Korban Syahrini & Mulan Jameela Berkumpul, Maia Estianty, Luna Maya, dan Ayu Dewi Lakukan Ini

Heboh Perubahan Wajah Via Vallen, Pipi Mantan Seteru Jerinx SID Disorot, Pelantun Sayang Ngaku Ini

Selain itu yang juga tak kalah menarik menjadi perhatian panitia serta masyarakat setempat, tradisi Baayun yang biasanya untuk anak-anak, pada gelaran Sabtu tadi justru diikuti seorang peserta tertua yang berumur 70 tahun.

Ia adalah Rusmina, warga Kelayan B, Kecamatan Banjarmasin Selatan, yang rela datang menggunakan kursi roda bersama putrinya.

Tanpa perasaan malu meski telah berusia 70 tahun, Rusmina kemudian menaiki sebuah ayunan yang sudah disediakan panitia di sebelah barat panggung utama Baayun Maulid.

Ia mengaku mengikuti tradisi Baayun Maulid kali pertama dalam hidupnya.

Ia berharap dengan mengikuti tradisi tersebut, selain mendapatkan keberkahan, juga umur yang panjang, ditambahkan iman serta diselamatkan dunia dan akhirat.

"Dan yang paling panting juga mudah-mudahan setelah Baayun Maulid ini saya bisa kembali berjalan normal sehingga bisa mendapatkan kemudahan menunaikan ibadah shalat. Karena sudah setahun yang lalu saya lumpuh akibat terjatuh dari ranjang," ceritanya.

Lain Rusmina, berbeda lagi dengan Sayyid Abdul Karim Bahasyim yang pada kegiatan itu bahkan rela mengikutkan anaknya yang masih berusia tiga hari atau lahir pada Kamis dini hari kemarin.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved