Berita HST

NEWSVIDEO : Segarnya Es Lahang Bikinan Warga Kandangan HSS, Kini Jadi Tren

Es Lahang, minuman tradisional terbuat dari seratus persen air nira. Kini, sedang nge-tren di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Es Lahang, minuman tradisional terbuat dari seratus persen air nira. Kini, sedang nge-tren di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Air nira murni yang dikemas dalam gelas plastik, setelah dibekukan di lemari es tersebut kini digemari masyarakat.

Minuman ini hanya bisa didapatkan di pedagang-pedagang pengecer yang mangkal di suatu tempat. Rasanya yang segar dengan aroma khas gula aren saat dikonsumsi ketika cuaca panas, membuat es lahang diburu pembelinya.

Tak banyak perajin nira yang memproduksi es lahang. Kebanyakan petani penyadap aren di HSS selama ini hanya memanfaatkan air nira untuk membuat gula merah.

Salah satu perajin es lahang yang hasil produknya dipasarkan pedagang-pedagang keliling adalah pasangan Abdul Sani dan Raudah. Suami istri dari Desa Amawang Kanan, Jalan Asam Cangkok, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan ini tiap hari membuat es lahang.

Asyik Merokok di Kasur, Pria Paruh Baya Warga Kayu Bawang Kabupaten HST Alami Kejadian Ini

Usaha dengan merek Es Lahang Mama Fia itu pun kini menjadi sumber pendapatan keluarga.“Awalnya coba-coba saja,membuat dalam jumlah sedikit. Ternyata laris manis dan digemari masyarakat,”ungkap Raudah saat ditemui BPost di rumahnya.

Seiring terus bertambahnya permintaan pasar, Raudah dan suaminya lebih serius merintis usaha rumahan itu. Dia memproduksi lebih banyak, serta menambah modal dengan membeli mesin press tutup gelas plastik. Tujuannya agar kemasan lebih higienis.

Secara bertahap, Raudah juga menambah jumlah lemari es khusus fresher,agar bisa menyimpan lebih banyak es lahang. Setahun merintis usaha, jumlah lemari esnya sudah enam unit. Itupun kata Raudah masih kurang.

Sebab tiap hari ada 200 liter air nira yang harus dikemas. Air nira, dibeli dari tujuh penyadap langganannya. Harga satu liter air nira Rp 3.000. Sedangkan satu kemasan plastik es lahang berisi sekitar 200 mililiter. Dijual Rp 3.000 kepada pedagang keliling.

Usaha produktif sederhana itu dipasarkan ke Rantau, Kandangan, Nagara, Barabai dan Balangan. Raudah tak kesulitan mencari reseller.

Halaman
123
Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved