Berita Batola

Selama Operasi Zebra Intan, Polres Batola Temukan Kasus Sajam dan Narkoba

SELAMA kurun waktu 14 hari melaksanakan Operasi Kepolisian (Ops) Zebra Intan 2019, Polres Barito Kuala telah mengamankan dua kejahatan senjata tajam

Selama Operasi Zebra Intan, Polres Batola Temukan Kasus Sajam dan Narkoba
FOTO HUMAS POLRES BATOLA UNTUK BPOSTGROUP
Kapolres Barito Kuala AKBP Bagus Suseno SIK MH didampingi Wakapolres Batola Kompol Jatmiko dan Kasat Lantas Polres Batola AKP Faisal Ami Nasution saat jumpa pers, Jumat (8/11/19) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - SELAMA kurun waktu 14 hari melaksanakan Operasi Kepolisian (Ops) Zebra Intan 2019, Polres Barito Kuala telah mengamankan dua kejahatan senjata tajam (sajam) dan narkoba.

Untuk penanganan lebih lanjut dua kejatahan tersebut sudah diserahkan ke Polsek Berangas.

“Iya dua kejahatan sajam dan narkoba sudah diserahkan ke Polsek Berangas. Untuk hasil pencurian sepeda motor (curanmor) selama operasi zebra intan belum kami temukan,” ujar Kapolres Barito Kuala AKBP Bagus Suseno SIK MH didampingi Wakapolres Batola Kompol Jatmiko dan Kasat Lantas Polres Batola AKP Faisal Ami Nasution, Jumat (8/11/19) sore.

Mulan Jameela Digerayangi Perasaan Rindu Pelukan Pria Ini, Eks Duet Maia Estianty: Hallooo Sayang!

Ritual Khusus Ruben Onsu Jika Hari Terakhirnya Datang, Ayah Betrand Peto Persiapkan Ini

Emoji Hati Ryochin Buat Luna Maya, Eks Reino Barack & Ariel NOAH Ini Terciduk Lakukan Chat Mesra

Menurut Bagus, selama Ops Zebra Intan 2019, Polres Batola menyita sebanyak 158 unit kendaraan dan 643 lembar STNK serta SIM sebanyak 167 lembar.

Pihaknya menerbitkan sebanyak 1.019 e-Tilang.

Dijelaskan Bagus, tahun 2018, tilang sebanyak 561, teguran 175 atau jumlah keseluruhan 736 pelanggar lalin tahun itu.

Sementara di tahun 2019, Polres Batola terbitkan 1019 e-Tilang, 323 surat teguran, total seluruhnya 1.342 buah.

“Ada selisih trend sekitar 458, kenaikan sekitar 82 persen penerbitan e-tilang, untuk surat teguran tahun 2019 ini ada kenaikan sekitar 85 persen atau 148 teguran, total 606 perkara atau sekitar 82 persen,” katanya.

Menurutnya, sejumlah berkas pelanggar lalulintas sudah dilakukan e-tilang.

Namun para pelangar belum membayar denda baik lewat ATM, ke teller bank yang sudah ditunjuk.

Jika sudah melakukan pembayaran, maka pelanggar bisa menemui bintara tilang untuk dicross cek pembayarannya.

“Jika bukti pembayarannya sudah ada, maka barbuk yang kami sita baik kendaraan maupun surat-surat akan langsung diserahkan ke pelanggar,’ katanya.

(Banjarmasinpos.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved