Berita Tapin

Suzuki Titan Vs Toyota Kijang di Kabupaten Tapin, Nyawa Ahmad Nur Setia Budi Melayang

Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut terjadi di Jalan Nasional, Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapi

Suzuki Titan Vs Toyota Kijang di Kabupaten Tapin, Nyawa Ahmad Nur Setia Budi Melayang
Habar Banua Tapin
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut terjadi di Jalan Nasional, Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 15.30 Wita.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dalam musibah itu, melibatkan pengendara roda dua Suzuki Titan bernopol DA 4329 KR dengan mobil minibus Toyota Kijang bernopol DA 1381 TPB.

Seorang pelajar tewas setelah sempat dievakuasi menuju Instalasi Gawat Darurat RSUD Datu Sanggul Rantau.

Pelajar itu bernama Ahmad Nur Setia Budi (14) warga Desa Lokapikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin yang mengendarai sepeda motor Suzuki Titan searah menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Namun, korban bermaksud putar balik kearah Banjarmasin.

Mahasiswi Ini Histeris Ada Kamera Menyorot ke Alat Vitalnya, Ditemukan GoPro di Toilet Wanita di UIN

Emoji Hati Ryochin Buat Luna Maya, Eks Reino Barack & Ariel NOAH Ini Terciduk Lakukan Chat Mesra

FAKTA Ibu Guru Biarkan Muridnya Dimangsa Sang Pacar, Main Bertiga, Siswi SMK Diam saat Digerayangi

Dari arah belakang korban, meluncur mobil minibus Toyota Kijang yang dikemudikan Saladeri (38) warga Desa Tingkawang Baru, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin.

Diduga Saladeri tak menjaga jarak dengan kendaraan korban yang memutar balik arah, akhirnya korban ditabrak hingga sepeda motor rusak berat korban.

Mobil yang dikemudikan Saladeri juga mengalami penyok dibagian depan dan kaca depan pecah. Enam penumpang yang dibawanya juga mengalami luka, diantaranya perempuan dan bocah.

Kasus lakantas maut itu kini ditangani Unit Lakalantas Polres Tapin untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Tapin AKP Winda Adiningrum dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan dalam musibah itu terdapat satu korban jiwa dan tujuh luka ringan.

AKP Winda Adiningrum mengimbau agar para pelajar yang tidak memiliki SIM untuk tidak berkendara di jalan karena sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun orang lain di Jalan Nasional.

"Imbauan bagi orangtua yang mempunyai anak masih dibawah umur untuk tidak memberikan izin kepada anaknya berkendara di jalan raya," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved