Berita HSS

Tim Penilai LSS Kalsel Pantau Penerapan Pola Hidup Sehat di SDN 1 Halamau, ini Harapannya

‎SDN 1 Hamalau, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mewakili HSS mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat provinsi Kalsel.

Tim Penilai LSS Kalsel Pantau Penerapan Pola Hidup Sehat di SDN 1 Halamau, ini Harapannya
Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS
Siswa SDN Hamalau 1 Sungai Raya, Hulu Sungai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - ‎SDN 1 Hamalau, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mewakili HSS mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat provinsi Kalsel.

Penilaian lomba tersebut, dilaksanakan tim penilai provinsi sejak Jumat 8 Nopember 2019, hingga beberapa hari.

Kepala SDN 1 Hamalau H Muhammad Yuseri melaporkan dengan motto Healthy Clean, Green dan Save, serta komitmen disiplin tanggung jawab yang tinggi dan rasa saling menghormati, SDN Hamalau 1 berupaya mewujudkan cita-cita Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui tri program UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan hidup sekolah sehat.

Ditambahkan, untuk menyukseskan program UKS, SDN Hamalau 1 telah mendapatkan dukungan dari berbagai sektor mulai dari SKPD terkait, Kemenag HSS, Tim Pembina UKS Sungai Raya, Pemerintahan Desa Hamalau, Seluruh SD se Kecamatan Sungai Raya serta warga Desa Hamalau.

Pekikan Merdeka atau Mati! Pidato Bung Tomo Ini Jadi Momentum Peringati Hari Pahlawan 10 November

Oplas? Penyebab Perubahan Wajah Via Vallen Diungkapkan, Pedangdut Kesayangan Rhoma Irama Sebut Ini

Pesan Ruben Onsu Sebelum Meninggal Dunia Pasca Heboh Wasiat Eks Raffi Ahmad, Ini Ucap Ayah Betrand

Sebelumnya, tim penilai disambut Wakil Bupati Syamsuri Arsyad.

Wabup yang membacakan sambutan tertulis Bupati HSS menyampaikan melalui penilaian lomba sekolah sehat , diharapkan jangkauan pelayanan kesehatan dapat lebih luas dan merata di sekolah–sekolah.

Dengan demikian, bisa menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas.

"Disadari bersama, derajat kesehatan yang rendah pada kelompok usia anak-anak dan remaja akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak," kata Bupati.

Buruknya kesehatan anak-anak, disebutkan, dapat mengakibatkan tingkat kecerdasan yang rendah sehingga menurunnya tingkat kecerdasan anak dan berarti hilangnya kesempatan tumbuhnya generasi penerus berkualitas yang diharapkan mampu meneruskan pembangunan dimasa mendatang.

Bupati berharap, penerapan pola hidup sehat tak hanya saat penilaian lomba, tapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, di lingkungan sekolah dan tempat tinggal atau rumah masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved