Berita Banjarmasin

Dituding Lakukan Dua Pelanggaran Dalam Pembangunan Gedung Baru, Ini Jawaban Duta Mall Banjarmasin

Proyek pembangunan gedung baru atau lokasi parkir Duta Mall Banjarmasin Kalsel, sampai saat ini terus menjadi sorotan.

Dituding Lakukan Dua Pelanggaran Dalam Pembangunan Gedung Baru, Ini Jawaban Duta Mall Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani
Jalan dan rumah pemukiman warga yang sebelumnya dikeluhkan lantaran terimbas proyek pembangunan gedung baru Duta Mall Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proyek pembangunan gedung baru atau lokasi parkir Duta Mall Banjarmasin Kalsel, sampai saat ini terus menjadi sorotan.

Bahkan tidak hanya masyarakat setempat yang sebelumnya mengeluhkan bangunannya rusak, akibat terimbas proyek itu, anggota DRPD Kota Banjarmasin turut baru tadi juga angkat bicara untuk mempertanyakan izin pendirian bangunan atau IMB.

Hasilnya pun cukup mengejutkan. Pasalnya berdasarkan hasil pertemuan anggota Komisi I DPRD Banjarmasin dengan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ir Muryanta, Jumat (8/11/19) siang lalu, terdapat dua kejanggalan.

Pertama, mereka menuding proyek pembangunan gedung parkir Duta Mall Banjarmasin itu telah melakukan pelanggaran karena tidak mengantongi izin mendirikan bangunan atau IMB.

Pembangunan Jembatan Berangas, Satpol PP Batola Tunggu Pemilik Baliho Bongkar Sendiri

Sedangkan kedua, anggota Komisi I DPRD Kota Banjarmasin melalui Deddy Sophian, juga menuding pembangunan gedung baru Duta Mall berada pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Banjarmasin yang peruntukkannya untuk perumahan dan permukiman.

Menanggapi hal itu, Manager Operasional Duta Mall Banjarmasin, Yenny pun mengatakan sebetulnya secara prinsip pihaknya sudah mengajukan izin mendirikan bangunan gedung parkir, yang bahkan sejak 2014 lalu.

Namun kenapa IMB tersebut sampai saat ini belum keluar? Jelasnya lagi karena ada sebagian lahannya yang semula dibeli dari warga ternyata tersandung aturan RTRW atau masuk dalam kawasan perumahan dan permukiman.

"Kalau tanah di situ (pembangunan gedung, red) sebetulnya sudah sesuai RTRW. Yang jadi masalah cuman lahan kami beli dari warga dan rencana peruntukkannya untuk RTH. Karena sebagian lahan tersebut tersangkut RTRW," jelas Yenny.

Update Kebakaran Tapin : Labfor Surabaya dan Inafis Polda Pastikan Asal Penyebab Kebakaran

Meskipun demikian mengenai hal itu Yenny mengatakan saat ini pihaknya pun masih menunggu pemerintah kota Banjarmasin. Karena saat ini pemerintah pun sedang berupaya melakukan revisi terhadap status fungsi lahan tersebut.

" Nah itu yang masih belum diselesaikan dari pemkot. Kabarnya sih, akhir tahun ini keluar atau sudah selesai ketok palu untuk perpindahan lahan tersebut. Jadi kami pun sebenarnya sedang menunggu itu," jelasnya.

Sedangkan alasannya kenapa tetap melaksanakan pembangunan gedung parkir meskipun tidak mengantongi IMB, Yenny mengatakan hal ini sebetulnya tidak terlepas dari pihaknya yang dilanda dilema.

Karena satu sisi secara bisnis, pihaknya tidak bisa membendung atau menahan dengan banyaknya investor atau tenan yang mereka terima.

Sedangkan di sisi lain juga seiring munculnya desakan oleh dinas perhubungan yang menyatakan Duta Mall Banjarmasin kekurangan lahan parkir sehingga kerap menyebabkan kemacetan.

KPU Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Honor Adhoc Rp 3,5 Miliar, Pemkab HST Masih Lakukan Penghitungan

Sehingga dengan alasan itulah bermodalkan amdal lalu lintas yang telah dikantongi, kemudian pihaknya pun memutuskan membangun gedung parkir.

"Iya, Karena dilemanya gini, kan satu sisi investor tahan-tahan. Sisi lainnya lagi kami juga beberapa kali diributin masalah pengunjung dari Dishub sendiri yang mengatakan duta mall kekurangan lahan parkir. Bahkan dengan munculnya isu tersebut, kalau enggak salah tahun lalu, membuat kami pun mau ditutup lantaran penyebab kemacetan. Nah, menjawab hal itulah makanya kami bangunlah gedung baru, " jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved