Berita Tanahlaut

Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari Masih Ditutup Pascakejadian Pengunjung Tewas Tenggelam

Pagar bangunan kolam tampak dikunci rapat. Meskipun garis polisi tak dipasang dipagar, hanya di dalam pintu masuk kolam.

Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari Masih Ditutup Pascakejadian Pengunjung Tewas Tenggelam
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Kolam renang Tirta Kencana Pelaihari masih belum dibuka pascakasus tenggelamnya seorang pengunjung, Minggu (10/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak digaris polisi akibat tenggelamnya bocah di kolam renang dewasa di Kolam Renang Tirta Kenanga Pelaihari Minggu (10/11/2019) hingga kini kolam renang masih tertutup dan tak boleh dimasuki.

Pagar bangunan kolam tampak dikunci rapat. Meskipun garis polisi tak dipasang dipagar, hanya di dalam pintu masuk kolam.

Terang Kadispora Tanahlaut Lutfiati Uyun kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (11/11/2019) memang kolam renang terpaksa ditutup akibat musibah yang terjadi kemarin.

"Kami juga tidak menghendaki ada musibah itu," sebutnya.

Ia mengaku terpaksa menutup sementara kolam renang hingga garis polisi dilepas. "Katanya untuk keperluan BAP," tambahnya.

Ia berharap kolam renang bisa segera dibuka karena antusias masyarakat untuk beranang cukup tinggi.

Dituding Lakukan Dua Pelanggaran Dalam Pembangunan Gedung Baru, Ini Jawaban Duta Mall Banjarmasin

Dapat Kunjungan Rombongan Murid TK, BPBD Tanahlaut Ajarkan Hal Penting Tentang Hal Ini

Pintu Gerbang Kolam Renang Tirta Kencana Digembok, Ulfah dan Kawan-kawan Gagal Berenang

Terkait penanggulangan terjadinya kembali orang tenggelam, Uyun mengatakan tahun 2020 pihaknya akan menambah tenaga penjaga kolam sebanyak 10 orang. Dengan itu diharapkan tak lagi terjadi musibah orang tenggelam.

Tak hanya itu pihaknya juga akan menambah pelampung agar jika terjadi orang tenggelam alat keselamatan tersedia lengkap.

Saat ini ujarnya gazebo untuk peneduh bagi pengunjung dan orangtua mengawasi anaknya juga sudah dipasang.

Selanjutnya seluncuran di kolam juga akan dipasang. Rencananya ujar Uyun pihaknya juga akan memasang gayung tumpah di dalam kolam renang. 

"Bantuan CSR perusahaan," imbuhnya.

Namun karena terkendala tutupnya kolam menjadikan pembenahan terpaksa disetop sementara.

Usai terjadinya orang tenggelam, Uyun mengatakan nantinya pihaknya akan memberi obat pada air kolam.

"Kalau dikuras tidak mungkin jadi bakal diberi obat saja," ujarnya.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved