Berita Banjarmasin

Legislatif dan Eksekutif Provinsi Kalsel Sepakati Perda Tentang APBD Kalsel TA 2020

Raperda Tentang APBD Kalsel Tahun Anggaran (TA) 2020 akhirnya disepakati menjadi Perda oleh Eksekutif dan Legislatif Provinsi Kalsel pada

Legislatif dan Eksekutif Provinsi Kalsel Sepakati Perda Tentang APBD Kalsel TA 2020
banjarmasinpost.co.id/acm
Gubernur Kalsel dan Ketua serta Wakil-Wakil DPRD Kalsel Sepakati Perda APBD Kalsel 2020 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Raperda Tentang APBD Kalsel Tahun Anggaran (TA) 2020 akhirnya disepakati menjadi Perda oleh Eksekutif dan Legislatif Provinsi Kalsel pada Rapat Paripurna ke sembilan masa sidang pertama periode jabatan 2019-2024, Senin (11/11/2019).

Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK serta Wakil-Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Hj Mariana dan Hj Karmila.

Sesuai dengan RAPBD Kalsel TA 2020, disepakati target pendapatan daerah sebesar Rp 6.996.340.856.000.

Dimana jumlah tersebut naik sebesar 6,65 persen dibanding target pendapatan daerah pada APBD murni TA 2019 lalu sebesar Rp 6.560.188.671.547.

Kabar Duka dari Yuni Shara & Krisdayanti, Ibu Aurel Hermansyah Kehilangan Sosok Disayanginya Ini

Identitas & Wajah Peretas IG Luna Maya Terungkap, Ada Peringatan di Balik Aksinya ke Eks Ariel NOAH

Penampakan Kuburan Mirna, Korban Kopi Sianida Jessica Wongso Kini, Hotman Paris Bongkar Fakta Ini

Kenaikan target pendapatan pada APBD TA 2020 berasal dari komponen pendapatan asli daerah (PAD), yaitu naiknya pajak daerah sebesar 4,2 persen dan retribusi daerah yang juga mengalami kenaikan sebesar 18,99 persen di Tahun 2020.

Sedangkan pada komponen belanja pada APBD TA 2020 ditetapkan sebesar Rp 7.346.340.856.

Selisih kurang antara komponen target pendapatan dan belanja daerah sebesar Rp 350 miliar akan ditutupi dari surplus pembiayaan netto yang berasal dari SILPA TA sebelumnya dan pencairan dana cadangan.

Terkait kesepakatan tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalsel yang diwakili Hj Karmila menyampaikan beberapa catatan hasil pembahasan Banggar atas Raperda APBD Kalsel TA 2020.

Dimana menurut Banggar, harus tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalsel bahwa tidak selamanya struktur pendapatan dapat bertumpu pada pajak daerah, sehingga diperlukan kreativitas dan komitmen yang kuat untuk menggali potensi sumber pendapatan lain.

Banggar berharap Pemerintah untuk bisa optimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai sumber pendapatan alternatif.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved