Berita Kalteng

2020, Kalteng Targetkan 3.228 Guru Bersertifikasi, Diharapkan Berdampak Pada Kualitas Pendidikan

Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik atau guru dengan harapan berdampak pada penciptaan siswa dan siswi

2020, Kalteng Targetkan 3.228 Guru Bersertifikasi, Diharapkan Berdampak Pada Kualitas Pendidikan
tribunkalteng.co/fathurahman
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Samsul 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik atau guru dengan harapan berdampak pada penciptaan siswa dan siswi yang berkualitas.

Tahun 2020 ditargetkan sebanyak 2.228 guru bersertifikasi.

Berdasarkan catatan Dinas Pendidikan Kalteng, guru bersertifikasi setiap tahunnya mengalami peningkatan, dari SMA, SMK dan SLB.

Tahun 2016 guru yang bersertifikat sebanyak 2.425, kemudian 2017 sebanyak 2.675, tahun 2018 menjadi 2.882 dan 2019 meningkat menjadi 2.979.

Sindiran Orang Korea ke Ashanty Gara-gara Aurel, Istri Anang Hermansyah Disinggung Soal Umur

Kabar Duka dari Yuni Shara & Krisdayanti, Ibu Aurel Hermansyah Ikut Kehilangan Sosok Ini

Syarat Khusus & Daftar Formasi CPNS Kemenag, Pendaftaran CPNS 2019 via sscasn.bkn.go.id (SSCN)

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Suyuti Samsul, mengungkapkan, pihaknya terus melakukan upaya peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Dari tahun ke tahun target sertifikasi guru terus ditingkatkan.

"Untuk tahun 2020 mendatang ditargetkan 3.228 guru,” ujarnya.

Lebih jauh Syamsul, mengungkapkan, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, Pemprov Kalteng menambah kekurangan guru di tingkat SMA/SMK/SLB sebanyak 2.678 guru dengan memberi tunjangan 1.500.000/bulan.

Seiring meningkatnya guru yang sudah mendapatkan sertifikasi juga terlihat meningkatnya jumlah sekolah yang terakreditasi A dan B.

Tahun 2016 dan 2017 jumlah SMA dan SMK di Kalteng yang terakreditasi A dan B sebanyak 48,18 persen.

Pada 2018-2019 meningkat menjadi 76,57 persen.

Tahun 2016 hingga 2017 terjadi peningkatan hanya 48 persen lebih, sedangkan pada 2018 hingga 2019 meningkat menjadi 76 persen lebih.

"Ketersediaan guru berkualitas dan sekolah yang terakreditasi juga terwujudnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara 100 persen selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun pelajaran 2017-2018 dan 2018-2019," ujarnya lagi.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved