Berita Ekbis

Bank Asing Tutup Cabang di Banjarmasin, Begini Tanggapan Kepala OJK Regional IX Kalimantan

Bank Asing Tutup Cabang di Banjarmasin, Begini Tanggapan Kepala OJK Regional IX Kalimantan

Bank Asing Tutup Cabang di Banjarmasin, Begini Tanggapan Kepala OJK Regional IX Kalimantan
banjarmasinpost.co.id/mariana
Kepala OJK Regional IX Kalimantan yang baru dan jajaran mengunjungi Banjarmasin Post Group. Mariana. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fenomena tutup cabang di industri perbankan terus terjadi.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK),dalam tiga tahun terakhir sebanyak 1.000 lebih kantor cabang telah tutup.

Santer beredar bakal terjadi lagi penutupan kantor cabang oleh bank asing yang membuka cabang di Banjarmasin.

Setelah sebelumnya HSBC resmi pamit per 21 Oktober 2019 lalu.

Soal fenomena tutup cabang, Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim mengatakan, pihak perbankan yang sudah mempunyai layanan teknologi digital yang baik perlahan akan mengurangi kantor cabangnya. 

Gempita Panggil Wijin Papa? Eks Istri Gading Marten, Gisella Anastasia Bocorkan ke Teman Raffi Ahmad

Isi ATM Nikita Mirzani Kalah dari Barbie Kumalasari? Teman Uya Kuya, Billy Syahputra Ungkap Ini

Akhirnya Via Vallen Buka Suara Soal Oplas, Ahli Estetika Jelaskan Wajah Rival Ayu Ting Ting

Syahrini Bongkar Sendiri Perselingkuhan Reino Barack, Bukti Baru Khianati Luna Maya Terungkap?

"Hal ini sangat tergantung pada proses internal di bank yang bersangkutan. Adanya teknologi mereka mulai melakukan efisiensi, semua layanan yang tadinya dilakukan kantor, kini bisa dilakukan melalui media lainnya seperti ATM, komputer atau smartphone," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (12/11/2019).

Perbankan tersebut tidak memerlukan banyak kantor cabang lagi, karena semakin banyak kantor makin banyak pula resiko yang dihadapi, selain itu biaya operasional yang juga cukup besar.

Ditambahkannya, adapun ke depannya kantor digunakan sebagai layanan yang bersifat tidak bisa dilakukan secara digital.

Sejauh ini, penutupan cabang tidak terkait dengan laporan keuangan yang menurun atau kurang baik. Dikatakannya, laporan kinerja keuangan tidak mengalami perubahan karena selama ini laporan keuangan dikonsolidasi di keuangan pusatnya, secara teknis tidak ada banyak yang berubah.

Fenomena ini juga tidak terpengaruh dari maju pesatnya Financial Technology (Fintech) sebagai lembagan keuangan lain yang menyediakan peer to peer lending.

"Bank sebagai lembaga keuangan yang sudah lebih dulu hadir harus terus memperbaiki diri, karena di sisi lain fintech sekarang berkembang bank juga harus memperkuat teknologi digitalnya agar bisa bersaing dengan fintech tentu dengan kondisi yang lebih baik karena bank sudah memiliki aturan yang lebih lengkap," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved