Berita Tapin

Gebyar Sekolah Model 2019 di Kabupaten Tapin, 13 Sekolah Unjuk Kemmapuan dan Karya

Gebyar Sekolah Model 2019 di Kabupaten Tapin, 13 Sekolah Unjuk Kemmapuan dan Karya

Gebyar Sekolah Model 2019 di Kabupaten Tapin, 13 Sekolah Unjuk Kemmapuan dan Karya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Tiga pelajar sekolah dasar tampil membawakan seni madihin, Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tapin di Lapangan Dwi Dharma Rantau, Selasa (12/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Gebyar Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) se Kabupaten Tapin berlangsung di lapangan Dwi Dharma Rantau, Selasa (12/11/2019).

Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor yang membuka kegiatan Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tapin 2019.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin berkenan menghadiri sekaligus meninjau pameran Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tapin.

Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tapin itu diikuti 13 sekolah di Kabupaten Tapin, dua jenjang SMAN, empat jenjang SMPN dan tujuh jenjang SDN.

Satu peserta pameran dari SMPN 1 Lokpaikat, Baserani M.Pd, menjelaskan melihat sekolah bermutu itu sederhananya dapat dilihat dari rapor anak didik dan karakter anak didik.

Heboh Kebakaran di Sidodadi Banjarbaru Malam Ini, Api Sempat Membesar

Akhirnya Via Vallen Buka Suara Soal Oplas, Ahli Estetika Jelaskan Wajah Rival Ayu Ting Ting

Claudia Santoso Pernah Disebut Saipul Jamil Es Batu, Fakta Gadis Cirebon Juara The Voice of Germany

"Imbasan kami SMP Muhammadiyah, SMP Candi Laras Utara dan SMP Bakarangan," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Ketua Pelaksana Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tapin, Hamdan mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan gebyar untuk menvisualisasikan hasil yang dicapai setiap sekolah yang menerapkan program Sekolah Penjamin Mutu Internal (SPMI).

Menurut Kepala SMPN 1 Tapin Tengah ini, sekolah model adalah binaan dari LPMP Kalsel yang diharapkan memberikan imbasan bagi sekolah lain di sekitarnya.

"Diharapkan setelah menjadi sekolah model naik tingkatan menjadi sekolah bermutu," katanya.

Dalam kegiatan Gebyar Sekolah Model se Kabupaten Tapin itu juga diadakan berbagai lomba dan pentas seni serta pameran 13 sekolah model.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Hj Ahlul Jannah mengatakan tahun ini ada 13 sekolah yang menjadi model sekolah SPMI.

"Sistem ini sangat baik sehingga sekolah model SPMI ini menjadi cikal bakal sekolah yang menjadi kunjungan sekolah lain yang ingin menerapkan SPMI," katanya.

DR Arif Sriwiyana dari Perwakilan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalsel, menambahkan sangat mengapresiasi dengan kegiatan Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tapin.

Menurut tujuan akhir dari Gebyar Sekolah Model SPMI se Kabupaten Tapin agar merangsang budaya sekolah bermutu dan mencapai sekolah berstandar nasional.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved