Berita Tanahlaut

Hanya Dua Bidan Desa di Tanah Laut Tak Tempati Rumah Dinas, Terungkap Alasannya Soal Fasilitas

Hanya Dua Bidan Desa di Tanah Laut Tak Tempati Rumah Dinas, Terungkap Alasannya Soal Fasilitas

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bidan tak tinggal di desa tugasnya ujar Kadinkes Tanahlaut, Hj Nina Sandra memang ditemukan.

Ada dua bidan yang tak tinggal di desa tugasnya yaitu bidan desa di Panjaratan dan bidan desa Banyu Irang.

Keduanya ujar Nina sudah dipanggil menghadap untuk dimintai keterang.

"Keduanya sudah memberikan alasannya," ujarnya saat ditemui Selasa (12/11/2019).

Bidan desa Panjaratan ujarnya mengeluhkan air bersih dan tandon yang bocor sehingga tak bisa tinggal di desa tugasnya. 

Puluhan Rentenir Masih Ada di Pasar Keramat Barabai, Pemkab HST Ingin Kerjasama dengan Kemenag

Penurunan Nilai Ambang Batas Seleksi CPNS 2019 Disyukuri Calon Peserta Asal Tapin

Empat Kali Jadi Residivis Narkoba, Duda Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Balangan Kasus yang Sama

"Iya nanti akan kami perbaiki," sebutnya.

Sementara bidan desa Banyu Irang jelas Nina tak tinggal di desa tugas lantaran sudah ada asisten bidan di desa tugasnya.

"Dia memang keluar daerah kemarin itu tapi sudah ijin dan sudah ada asisten bidan di situ," tambahnya.

Namun keduanya ujar Nina bakal diminta untuk tinggal di desa tugasnya demi pelayanan kepada masyarakat. Segala kekurangan sarana prasarana yang ada di rumah dinas bidan desa terang Nina bakal diperbaiki.

Terkait fasilitas yang ada di rumah dinas bidan desa jelas Nina yaitu tempat bersalin dan perlengkapan medis. Saat ini semua bidan desa di Tanahlaut terangnya sudah memiliki rumah dinas kecuali beberapa desa di Kecamatan Pelaihari.

Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Puskesmas Tanahlaut dari 1y puskesmas di Tanahlaut hanya dua bidan puskesmas desa yang tak menempati rumah dinas.

Sementara berdasarkan informasi yang didapatkan tenaga medis Pustu Panjaratan kendala air bersih menjadi masalah besar bidan untuk tinggal di desa tugasnya. Selain tandon bocor, bidan atau petugas yang tinggal di Pustu kesulitan air bersih bahkan harus lebih banyak membeli air bersih.

Sementara Puskesmas Banyu Irang tak dapat dikonfirmasi karena sedang ada persiapan akreditasi.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved