Indah dan Misteri di Aranio

Sebelum Mancing, Ada Ritual Simpan Telur Ayam di Tepian Telaga Pahiyangan Aranio

Kecamatan Aranio di Kabupaten Banjar tidak hanya indah namun punya cerita yang unik, banyak terdapat lokasi wisata bahkan di antaranya tersembunyi.

Sebelum Mancing, Ada Ritual Simpan Telur Ayam di Tepian Telaga Pahiyangan Aranio
istimewa
Ritual Telaga Pahiyangan Aranio kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kecamatan Aranio di Kabupaten Banjar tidak hanya indah namun punya cerita yang unik, banyak terdapat lokasi wisata bahkan di antaranya tersembunyi.

Bukit Pahiyangan di Desa Rantau Balai juga digandrungi sebagai sebuah lokasi Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar yang menyimpan keunikan yang beda dibanding bukit lainnya yang ada di waduk Riam Kanan.

Telaga Pahiyangan memili luas sekitar satu hektar. Hamidi dari komunitas pendaki kalimantan, selalu menikmati perjalanan menuju telaga. Dia bersama rekan pendaki lainnya begitu menikmati perjalanan, walau lelah jalur menanjak dan turunan dilahap.

Tenaga terkuras, sampai ke telaga malam hari. Lalu dia bersama pendaki lainnya menyalakan api unggun dan mendirikan tenda kemudian mancing ikan di telaga.

Warga HSU Pasarkan Minuman Herbal Hingga Kaltim, Sakit Rematik Aripin Membawa Berkah

Kabar Duka dari Yuni Shara & Krisdayanti, Ibu Aurel Hermansyah Ikut Kehilangan Sosok Ini

Foto Penampakan Menyerupai Seorang Dewa Disimpan di Kantor Desa Liang Bangkai

Tak hanya sekedar menikmati segarnya air telaga di atas bukit. Lokasi juga tepat jadi pilihan untuk bermalam, air bisa dikonsumsi. Bahkan banyak terdapat ikan. Pendaki benar-benar puas ketika mengisi waktu dengan kegiatan memancing untuk lauk makan bersama.

"Syarat wajib kalau mau mancing di telaga Pahiayangan. Bawa telur ayam kampung terus disimpan tepian telaga," ucap pendaki Hendra pemilik akun Instagram hendra_carma kepada reporter banjarmasinpost.co.id.

Kegiatan itu dilakukan bersama warga setempat. Ikan disana banyak seperti toman, haruan dan nila. Pendaki disana tidak kelaparan, menyantap ikan saja. " Itu menurut kepercayaan warga setempat saja supaya yang mancing selamat," ucap Hamidi dari komunitas pendaki kalimantan.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved