Berita Kabupaten Banjar

Ubah Pola Pikir Masyarakat untuk Tak Membakar Lahan, Distan Banjar Ajarkan ini

Terobosan baru kini kembali dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar bersama Kodim 1006 Martapura dengan melaksanakan praktik pembuatan pupuk

Ubah Pola Pikir Masyarakat untuk Tak Membakar Lahan, Distan Banjar Ajarkan ini
kodim 1006 martapura
praktik pembuatan pupuk organik pertanian di halaman kantor BPP Kecamatan Gambut, Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Terobosan baru kini kembali dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar bersama Kodim 1006 Martapura dengan melaksanakan praktik pembuatan pupuk organik pertanian di halaman kantor BPP Kecamatan Gambut, Martapura.

Muhammad Surya BPP Gambut dibantu Babinsa Koramil - 08/ Gbt melakukan temuannya dengan mempraktikkan membuat Pupuk organik kompos berbahan dasar jerami padi.

Sebelumnya Surya dengan Babinsa sudah membuat terlebih dahulu penyubur tanah dan tanaman padi ini, mereka berupaya agar sebuah temuan yang nantinya bisa membantu petani betul- betul tercapai.

Hari ini pembuktian dilakukan di sebuah pertemuan dihadiri, Dandim Martapura, Sekcam, Babinsa dan PPL serta Kelompok Tani.

Kondisi Sebenarnya Rumah Tangga Krisdayanti & Raul Lemos Diungkap Guru Spiritual Adik Yuni Shara

Maia Estianty Diantar Polisi, Ini Sebab Mantan Rekan Duet Mulan Jameela Itu Dapat Pengawalan

Tangis Lina Saat Putra Sule, Rizky Febian Ucapkan Ini, Disaksikan Andre Taulany Sebut Kalimat Pilu

Surya mengatakan Kebutuhan akan pupuk terhadap lahan sawah petani memang tidak seluruhnya harus dipenuhi dengan pupuk kimia yang diproduksi oleh pabrikan.

Akan tetapi untuk menghemat serta memperbaiki unsur hara pada tanah pupuk organik merupakan alternatif yang terbaik.

Bahan dasar pembuatan pupuk organik tersebut pun relatif mudah didapat dan sederhana, yaitu dengan memanfaatkan limbah buah-buahan seperti buah pisang, pepaya, nenas, dan batang pisang juga jerami, permentasi ragi, kotoran hewan diaduk menjadi satu.

"Pemupukan relatif tergantung kita seberapa banyak membuat, semakin luas tentunya bahan pun semakin banyak kita membuat," Ungkapnya "

Selaku ketua kelompok tani, Mulyadi, menyampaikan terima kasih atas arahan serta pendampingan yang dilakukan seperti ini.

“Sehingga menambah pemahaman kami dalam pembuatan pupuk organik, hal ini tentunya menghemat pengeluaran kami untuk kebutuhan pupuk serta menyehatkan masyarakat karena mengurangi pengolahan lahan menggunakan pupuk kimia buatan pabrik,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved