Berita HSU

Warga HSU Pasarkan Minuman Herbal Hingga Kaltim, Sakit Rematik Aripin Membawa Berkah

Berawal dari mencoba minuman berbahan jahe merah untuk menyembuhkan rematik pada dirinya, Aripin (45) berhasil menjadi produsen minuman herbal.

Warga HSU Pasarkan Minuman Herbal Hingga Kaltim, Sakit Rematik Aripin Membawa Berkah
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Aripin saat memasang label di kemasan minuman herbal miliknya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Berawal dari mencoba minuman berbahan jahe merah untuk menyembuhkan rematik pada dirinya, Aripin (45) berhasil menjadi produsen minuman herbal.

Dari usaha yang dirintis sejak pertengahan 2011 ini, Aripin bukan hanya bisa membantu orang lain untuk mengobati penyakit, tetapi juga telah memberikan lapangan pekerjaan kepada sejumlah orang.

Berkah lainnya tentu saja keuntungan finansial. Omset Arifin rata-rata Rp 10 juta per bulan.

Hingga saat ini ada lima varian minuman herbal berbentuk serbuk siap saji yang diproduksi Alkarimi Home Industri Jalan Pembalah Batung Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) itu. Produk tak hanya dipasarkan di Kalsel, tetapi juga Kaltim dan Kalteng.

Lima varian minuman herbal yang telah dibuat dan diberi label Sari Sehat Alkarimi ini berupa sari kunyit putih, sari temulawak, sari jahe, sari kunyit kuning, dan juga sari kencur.

Gelar Family Gathering Istimewa Dihadiri Paman Birin, Ini yang Dilakukan RSJ Sambang Lihum

Kabar Duka dari Yuni Shara & Krisdayanti, Ibu Aurel Hermansyah Ikut Kehilangan Sosok Ini

Foto Penampakan Menyerupai Seorang Dewa Disimpan di Kantor Desa Liang Bangkai

Saat dikunjungi di tempat kerja, yang berjarak hanya beberapa meter dari rumahnya, Senin (11/11/2019), Aripin tampak melayani konsumen.

Aripin saat menata minuman herbal miliknya yang sudah siap dijual
Aripin saat menata minuman herbal miliknya yang sudah siap dijual (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Di sisi lain seorang pekerjanya terlihat telaten mengaduk ramuan cair yang ada di dua wajan besar di atas dua tungku kompor gas dengan nyala api yang biru. Wangi aroma khas rempah-rempah pun langsung tercium begitu kedua wajan besar yang ternyata berisi sari kunyit dan gula tersebut didekati.

“Sebenarnya saya tidak ada pengetahuan sama sekali tentang herbal dan tidak terpikirkan untuk usaha ini. Semua ini bermula dari sakit rematik yang saya alami,” kata Aripin membuka pembicaraan.

Diceritakan pria yang tercatat sebagai ASN Dinas Pendidikan Kabupaten HSU ini, ketika itu di tahun 2011 dirinya yang terserang rematik dibuatkan minuman berbahan jahe merah oleh saudara dari istrinya. Setelah satu bulan meminum secara rutin, ada perubahan yang mulai terasa karena dirinya sudah bisa tak mengenakan jaket lagi dari pagi menjelang siang seperti sebelumnya.

Merasa minuman yang dibuatkan untuknya itu manjur, ayah empat anak ini kemudian mencoba membuat sendiri supaya bisa meminumnya lagi agar sakit yang dialaminya benar-benar hilang.

Setelah berhasil, imbuh Aripin, selain membuat untuk dikonsumsi sendiri, ramuan minuman herbal yang awalnya hanya dari jahe juga mulai dijual untuk orang lain.

Proses pembuatan minuman herbal milik Aripin
Proses pembuatan minuman herbal milik Aripin (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Kemasannya saat itu sangat sederhana, hanya dibungkus plastik dan pemasarannya pun terbatas pada orang yang datang ke rental komputer miliknya di rumah.

Selanjutnya usaha untuk memperluas pemasaran dilakukan dengan cara menitip ke toko milik orang lain, namun karena produknya belum terdaftar, justeru penolakan-penolakan yang akhirnya harus dihadapi.

Seorang pekerja sedang memproses pembuatan minuman herbal milik Aripin
Seorang pekerja sedang memproses pembuatan minuman herbal milik Aripin (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penolakan tak membuat Aripin patah arang, ini malah memicu dirinya untuk terus berjuang menjadikan usahanya ini sebagai home industri yang terdaftar secara resmi agar konsumen bisa yakin dengan produknya.

Akhirnya di pertengahan tahun 2012 semua persyaratan sebagai home industri resmi sudah bisa dipenuhi, produknya pun menjadi olahan yang sudah terdaftar dan berlabel halal. (banjarmasinost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved