Berita Kalteng

Kapolda Kalteng Minta Proses Hukum 12 Ton Daun Kratom Dilanjutkan, Kapolres Baru Siap Tuntaskan

Sebanyak 12 ton daun keratom yang dibungkus dalam ratusan karung hingga Rabu (13/11/2019) masih tersimpan di dalam gudang penyimpanan barang.

Kapolda Kalteng Minta Proses Hukum 12 Ton Daun Kratom Dilanjutkan, Kapolres Baru Siap Tuntaskan
tribunkalteng.com/faturahman
Ratusan karung daun kratom sitaan Polresta Palangkaraya hingga, Rabu (13/11/2019) masih tersimpan di gudang barang Polresta Palangkaraya.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Ilham Salahuddin, menegaskan, pihaknya tetap akan melanjutkan proses hukum terhadap penyitaan 12 ton daun kratom yang dibungkus dalam belasan karung di dalam dua truk, beberapa waktu lalu.

Sebanyak 12 ton daun keratom yang dibungkus dalam ratusan karung tersebut , hingga Rabu (13/11/2019) masih tersimpan di dalam gudang penyimpanan barang yang ada di Mapolresta Palangkaraya dan rencananya barang tersebut akan di musnahkan.

Kapolresta Palangkaraya, lama AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan sebanyak 12 ton daun kratom tersebut, merupakan barang sitaan yang diamakan pihaknya saat diangkut dalam dua truk angkutan barang dari Kaltim menuju Pontianak Kalbar dan diamankan karena truk over kapasitas.

"Kami amankan, karena setelah isi barang yang ada di truk ternyata adalah daun kratom yang selama ini dari hasil penelitian termasuk dalam jenis narkotika golongan I, namun belum tercatat sebagai tanaman yang terlarang dalam undang-undang narkotika. Namun termasuk barang berbahaya," ujarnya.

Kadiskominfo Banjarbaru Johan Ariffin Meninggal Dunia, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Kirim Doa

8 Manfaat Minum Teh Setiap Hari Bagi Kesehatan dan 4 Risiko Mengonsumsi Teh untuk Tubuh

NEWSVIDEO : 12 Ton Daun Kratom Asal Kaltim Diamankan Polres Palangkaraya, Bakal Dimusnahkan

Polres Palangkaraya melakukan pemeriksaan daun keratom di empat laboratorium, dan setelah dilakukan pemeriksaan rencannya barang berbahaya tersebut, akan dimusnahkan."Kami menunggu hasil akhir pemeriksaan empat laboratorium, jika sudah rampung akan kami musnahkan," ujar Timbul.

Kapolda Kalteng tersebut, Irjen Pol Ilham Salahudin, dalam acara serah terima jabatan Kapolresta Palangkaraya, kemarin, mengatakan, terkait mutasi Kapolresta lama AKBP Timbul RK Siregar yang digantikan dengan, Kombes Pol Dwi T Jaladri, semua kasus yang ditangani akan tetap dilanjutkan dan dituntaskan.

"Saya pastikan, semua kasus atau perkara yang sebelumnya ditangani oleh Kapolresta lama, AKBP Timbul RK Siregar, setelah diganti dengan Kapolresta Palangkaraya yang baru, semua kasus yang belum tuntas akan dilanjutkan dan dituntaskan oleh Kapolres yang baru.Proses hukum tetap jalan meski Kapolresta berganti," ujar Kapolda.

Kapolresta Palangkaraya yang baru menjabat, Kombes Pol Dwi T Jaladri, menegaskan, pihaknya tetap akan melanjutkan dan menuntaskan semua kasus yang ditangani Polresta Palangkaraya

."Saya akan terus melanjutkan proses hukum terkait kasus yang masih ditangani di Polres," ujarnya. banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved