Berita Tanahlaut

Keinginan Bupati Tanahlaut Sukamta agar Semua Sektor Cegah Stunting, Angkat 2 Isu Utama

Keinginan Bupati Tanahlaut Sukamta agar Semua Sektor Cegah Stunting, Angkat 2 Isu Utama

Keinginan Bupati Tanahlaut Sukamta agar Semua Sektor Cegah Stunting, Angkat 2 Isu Utama
Humpro Pemkab Tanahlaut
Bupati Tanahlaut Sukamta launching peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Stunting tak luput menjadi perhatian penting Pemkab Tanahlaut yang menjadi isu kesehatan saat ini.

Dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 di Tanahlaut, Selasa (12/11/2019) stunting turut digelorakan untuk ditekan angkanya.

Bupati Tanahlaut, H Sukamta menegaskan ada dua isu utama kesehatan yang harus diselesaikan terkait pembangunan SDM yang berkualitas yaitu stunting dan jaminan kesehatan nasional.

Pemkab Tanahlaut terangnya menekankan kepada seluruh SKPD terkait untuk bersama mencegah stunting. 

Akhirnya Via Vallen Buka Suara Soal Oplas, Ahli Estetika Jelaskan Wajah Rival Ayu Ting Ting

Syahrini Bongkar Sendiri Perselingkuhan Reino Barack, Bukti Baru Khianati Luna Maya Terungkap?

Tak hanya oleh Dinas Kesehatan namun sektor lain misalnya Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan hingga Dinas Dalduk KB PPMPA.

Contohnya terang Sukamta pencegahan stunting juga bisa digelorakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan dengan gemar makan ikan untuk kebutuhan protein, gemar makan sayuran oleh Dinas Pertanian, termasuk penyelesaian masalah keluarga dari Dinas Dalduk KB PPMPA.

"Lintas sektor, tidak bisa hanya dari Dinkes semata," tambahnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ia berharap dengan pencegahan stunting dikerjakan bersama-sama bisa menekan angka stunting di Tanahlaut.

Selain itu pelayanan kesehatan di Tanahlaut terangnya juga harus lebih baik termasuk dengan dilaunchingnya sekretariat Public Safety Center (PSC) 119 yang merupakan pelayanan kegawatdaruratan ambulance dan tenaga kesehatan disamping Kantor Dinkes atau di Jalan Hutan Kota Pelaihari.

Sementara Kadinkes Tanahlaut Hj Nina Sandra mengatakan angka stunting di Tanahlaut masih tergolong rendah.

Karenanya Kabupaten Tanahlaut tak terlalu menjadi pusat perhatian Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel terkait stunting.

"Kita sekitar 3000an angkanya sementara angka provinsi sekitar 33 ribu jadi kita masih aman, tapi bukan berarti kita lengah dan tidak melakukan pencegahan," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved