Berita Banjarmasin

Najwa Shihab ke Kalsel Awal Desember, Pengamat Kebijakan Publik ULM Harapkan ini

Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalsel akan mengundang Najwa Shihab pada awal Desember 2019 di Perpustakaan Palnam Banjarmasin.

Najwa Shihab ke Kalsel Awal Desember, Pengamat Kebijakan Publik ULM Harapkan ini
Istimewa Dispersip Kalsel untuk Banjarmasin Post
Duta Baca Indonesia Najwa Shihab 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalsel akan mengundang Najwa Shihab pada awal Desember 2019 di Perpustakaan Palnam Banjarmasin.

Kehadiran Najwa Shihab yang merupakan kedua ke Kalsel tahun 2019 ini setelah sebelumnya pada Maret lalu.

Saat itu, pendiri Narasi TV itu ambil bagian dalam pencanangan gerakan Kalsel Membaca yang juga digelar Dispersip Kalsel.

Kehadiran Najwa kali ini juga memantik komentar, Taufik Arbain pengamat Kebijakan Publik Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Taufik mengatakan, Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sangat progresif dalam setiap program kerja.

Jelang Pernikahan, Rezky Aditya & Citra Kirana Kehilangan Kontak Jadi Satu Cerita Mantan Agnez Mo

Pembuatan Video Syur Gisel Dibahas Gisella Anastasia, Eks Gading Marten Bicara Soal Dialog

Penampakan Makhluk Halus Bikin Ashanty Lari, Putri Anang, Aurel Hermansyah Malah Lakukan Ini

"Kemampuan memahami zaman dan generasi telah menempatkan perpusda Kalsel menjadi perpuda yang memiliki pengaruh besar secara nasional. Kepercayaan Pemerintah Pusat dalam melaksanakan kegiatan Duta Baca Indonesia adalah bukti kepercayaan yang besar atas kapasitas dan kapabilitas pimpinan bersama tim Dispersip Provinsi Kalsel," kata dia.

Ditambahkan Taufik, pilihan-pilihan mereka yang didatangkan seperti Najwa Shihab, setidaknya memposisikan Dispersip Kalsel ini berkelas dan menjadi lirikan generasi untuk terus membangun literasi yang futuristik. Terlebih manajemen Dispersip Kalsel melek terhadap Era 4.0," kata dia.

Dalam konteks pelayanan publik, Taufik menilai Pemerintah harus terus bergerak, sebagaimana progresnya layanan-layanan dari sektor privat.

Termasuk urusan layanan literasi dan gemar membaca bagi masyarakat.

Sebab jika Pemerintah lamban bergerak dalam perubahan zaman, maka masyarakatnya pun akan terimbas dalam kelambanan.

"Memang kita akui, kemampuan managemen Perpusda mampu memahami zamannya dan mampu memahami generasinya. Pelayanan publik model seperti inilah yang dibutuhkan hari ini dalam konteks dinamika kebijakan publik," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved