Berita Kabupaten Banjar

Pemerintah Wacanakan Larangan Rokok Elektrik, Pemakai Vape Terus Bermunculan

Pemerintah berniat melarang penggunaan rokok elektrik dan vape yang belakangan ini banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia

Pemerintah Wacanakan Larangan Rokok Elektrik, Pemakai Vape Terus Bermunculan
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
penikmat Vape 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah berniat melarang penggunaan rokok elektrik dan vape yang belakangan ini banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Larangan tersebut diusulkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Usulan tersebut nantinya akan masuk dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Rupanya kabar itu tidak berpengaruh bagi pengguna vape, apalagi kini seiring perkembangannya bermunculan juga komunitas pencinta Vape.

Kabar ini juga tak berpengaruh pada mereka yang sudah menggunakan.

Kata Menohok Anak Iis Dahlia untuk Saiful Jamil Saat Bahas Claudia Santoso, Sentil Eks Dewi Perssik

Pembuatan Video Syur Gisel Dibahas Gisella Anastasia, Eks Gading Marten Bicara Soal Dialog

Penampakan Makhluk Halus Bikin Ashanty Lari, Putri Anang, Aurel Hermansyah Malah Lakukan Ini

Bahkan yang baru memulai atau kelas pemula pun sudah beli bahkan baru mau membeli perangkat alat beserta liquidnya.

"Liquid Rp 120 ribu. Alatnya ini saya baru beli malah, Rp 450 ribu. Saya rasa lebih hemat daripada rokok, makanya saya beralih ke Vape. Lebih nyaman banyak varian rasa," ucap Rendi dari komunitas Vape di Martapura.

Dikatakannya, bila sehari membeli rokok tiga bungkus bisa Rp 50 ribuan maka dengan beralih ke Vape lebih hemat paling cuma Rp 40 ribuan perdua Minggu untuk penggantian katridge.

"Satu sisi dengan Vape kita bisa menikmati rasa, bisa diatur. Ya ini soal urusan rasa," kata Adi anggota komunitas Vape lainnya.

Dikatakannya Industri vaping terus berevolusi, dan salah satu tren terbaru adalah e-liquid salt nic.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved