Berita Banjarmasin

Puncak HKN ke 55 Tahun 2019 Kota Banjarmasin Dihadiri Dr Gamal Albinsaid, Beberkan Inovasi Kesehatan

Puncak HKN ke 55 Tahun 2019 Kota Banjarmasin Dihadiri Dr Gamal Albinsaid, Beberkan Inovasi Kesehatan

Puncak HKN ke 55 Tahun 2019 Kota Banjarmasin Dihadiri Dr Gamal Albinsaid, Beberkan Inovasi Kesehatan
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019 di Kota Banjarmasin berlangsung meriah dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Selasa (12/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 Tahun 2019 di Kota Banjarmasin berlangsung meriah dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Selasa (12/11/2019).

Dilaksanakan di Ballroom Hotel Golden Tulip Galaxy Banjarmasin, peringatan HKN di Kota Banjarmasin berfokus pada tema pembangunan karakter insan kesehatan di Kota Seribu Sungai.

Selain Wali Kota, kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi sebagai garda terdepan sektor kesehatan Kota Banjarmasin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Banjarmasin, Kepala BPJS Banjarmasin, Kepala Rumah Sakit se-Banjarmasin dan organisasi kesehatan se-Banjarmasin.

Fokus pada aspek peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mendatangkan inovator bidang kesehatan kelas dunia, dr Gamal Albinsaid sebagai narasumber diskusi. 

Potret Pendidikan di Paramasan Kabupaten Banjar, Banyak Siswa Tak Berseragam Sekolah

Akhirnya Via Vallen Buka Suara Soal Oplas, Ahli Estetika Jelaskan Wajah Rival Ayu Ting Ting

Syahrini Bongkar Sendiri Perselingkuhan Reino Barack, Bukti Baru Khianati Luna Maya Terungkap?

Dihadapan kurang lebih seribu orang dari keluarga besar Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan tamu undangan, dr Gamal menceritakan latar belakang terobosan dan inovasinya di dunia kesehatan hingga Ia mendapatkan sederet penghargaan internasional dari belasan negara maju termasuk Inggris, Jepang, jerman, korsel, Peru, Amerika, India dan banyak lagi.

Dijelaskan dokter, inovator dan pembicara inspiratif kelahiran Malang, Jawa Timur ini, niatnya untuk berkorban dan berjuang membuat terobosan bidang kesehatan dimulai dari kisah nyata tentang seorang anak pemulung yang meninggal dunia karena sang orang tua yang berprofesi sebagai pemulung dengan penghasilan Rp 10 ribu perhari tidak dapat membawa sang anak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dari sana, Ia bekerja keras selain melalui studi tapi juga menciptakan sederet inovasi bidang kesehatan yang di apresiasi berbagai negara maju.

Pertama yaitu terobosan yang diberinama Indonesia Medika yang merupakan asuransi kesehatan dengan premi yang dibayar menggunakan sampah ke Klinik kesehatan yang dikelola dr Gamal.

Terobosan ini ditujukan untuk masyarakat miskin agar memiliki jaminan akses kesehatan walaupun tak memiliki uang melainkan dengan mengumpulkan sampah senilai Rp 10 ribu setiap bulan.

Kedua terobosan Siapapeduli.id yang merupakan konsep pembiayaan gotong royong berbasis online untuk mengumpulkan dana dengan tujuan membiayai biaya operasi masyarakat miskin.

Halaman
123
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved