Berita Batola

Ratusan Motoris Kelotok di Batola Mendesak Urus Serfifikasi Keselamatan, Ini Tujuannya

Ratusan sopir atau motoris kelotok di wilayah Kabupaten Batola mendesak urus sertifikasi untuk menjamin keselamatan bertranporasi di sungai

Ratusan Motoris Kelotok di Batola Mendesak Urus Serfifikasi Keselamatan, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/ edi nugroho
Sebuah mobil akan masuk ke kapal penyeberangan di dermaga Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, Rabu (13/11/19). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ratusan sopir atau motoris kelotok di wilayah Kabupaten Batola mendesak urus sertifikasi untuk menjamin keselamatan bertranporasi di sungai. Motoris kelotok atau angkutan sungai yang bersertifkasi sangat mendukung keselamatan penumpang.

“Tadi pada motoris kelotok ditanya apakah sudah ada yang punya sertifikat. Ternyata para sopir kelotok bingung semua dan tidak ada yang punya sertifikat,” kata KaTU Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan (BPTD XV Kalsel) Syamsuddin di sela-sela

Sosialiasi keselamatan tranportasi sungai dan danau kepada ratusan sopir dan juragan kelotok, Rabu (13/11/19) di Desa Sungai Gampa, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola.

Menurut Syamsuddin, saat nara sumber sosialiasi keselamatan tranportasi sungai dan danau mengetahui banyak sopir kelotok di Batola yang belum bersertifikat, berarti para motoris kelotok belum banyak yang memenuhi unsur keselamatan dalam tranportasi sungai.

10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan dan Kecantikan, Bakar Lemak hingga Menangkal Penyakit

Akses Jalan Menuju Bandara Syamsudin Noor Belum Bisa Tembus Aspal, PUPR akan Genjot Pengaspalan

Sebut Polisi Monyet dan Kampret, Pemuda Banjarmasin Pembuat Video Kena Tilang Dijemput Polisi

Berat Tubuh Artis Ini Turun 90 Kg, Denada & Teman Ariel NOAH & Ayu Ting Ting, Wika Salim Kaget!

“Memang ada sopir kelotok yang bersertifikat, tapi prosentasinya sangat kecil. Ini perlu didalami lagi,” katanya.

Menurutnya, selama ini unsur-unsur keselamatan sungai ini jarang tersentuh. Saat ada kecelakaan air seperti di Danau Toba, maka semua pihak baru akan berbenah.

BPTD XV Kalsel turun ke Sungai Gampa Batola untuk mendeteksi masalah kerawanan keselamatan sungai dan secepatnya mengatasi masalah tersebut.

“Kita akan mencoba menggali apa saja yang belum sempurna dan belum lengkap untuk unsur keselamatan tranportasi sungai di Batolaa ini,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved