Berita HST

Bidan Desa di HST Tak Bisa Seenaknya Tinggalkan Wilayah Kerja, Izin ke Orang Ini Dulu

Meski demikian, bukan berarti bidan desa tak bisa berkegiatan atau memiliki keperluan mendesak di luar desa yang dijaganya.

Bidan Desa di HST Tak Bisa Seenaknya Tinggalkan Wilayah Kerja, Izin ke Orang Ini Dulu
Istimewa
Bidan desa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bidan desa tak bisa seenaknya meninggalkan daerah yang ia jaga.

Meski demikian, bukan berarti bidan desa tak bisa berkegiatan atau memiliki keperluan mendesak di luar desa yang dijaganya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HST, drg Kusudiarto, mengatakan bidan desa boleh keluar desa asalkan sudah mendapat izin dan melaporkan diri kepada koordinator bidan.

Aturannya jelas, di HST bidan desa wajib tinggal di desa tempat ia ditugaskan. Meski wajib bukan berarti bidan desa tak bisa meninggalkan desa.

SEKARANG Marcus/Kevin Main! Live Streaming Hongkong Open 2019, Link Youtube BWF & Live UseeTV

Urusan Surat Keterangan Tak Perlu Antre di Pengadilan Negeri Martapura, Cukup Lakukan Cara Mudah Ini

Krisdayanti Dapat Peringatan Soal Pernikahan dengan Raul Lemos, Azriel & Aurel Hermansyah Disebut

Menurutnya bidan desa harus melapor. Hal ini menghindari adanya risiko persalinan warga dan lainnya.

Dijelaskannya koordinator bidan ini ada di puskesmas. Bidan desa dibawahi oleh puskesmas.

"Jadi bidan desa bukan berarti mereka tak bisa memiliki keperluan di luar. Boleh keluar asal lapor. Dari laporan ini nantinya, akan ada bidan pengganti untuk menggantikan sementara. Atau memeriksakan risiko ibu melahirkan," bebernya.

Di HST, ada 173 bidan PNS, sedangkan 60 non PNS

"Kalau fasilitas cuma rumah dinas, bila di desa ada puskesmas pembantu (pustu) maka bidan tinggal di rumah pustu," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/wie)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved