Pengamanan Ketat di Polres

Bom Bunuh Diri di Medan Membuat Pengamanan Markas Polisi di Kalteng Diperketat, Polda Ingin Ini

Jajaran kepolisian Polda Kalteng dan polres jajaran berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar peka

Polres Seruyan
Petugas Bhabinkamtibmas dari Polres Seruyan saat mensosialisasikan bahaya radikalisme kepada warga Seruyan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran kepolisian Polda Kalteng dan polres jajaran berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar peka dan menghindari pengaruh penyebaran faham radikal disekitar lingkungan tempat tinggglanya.

Paskaperistiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan yang terjadi kemarin, hingga, Kamis (14/11/2019) pengamanan pintu masuk Polres maupun Polda di Kalimantan Tengah masih tetap diperketat. Setiap tamu yang ingin masuk lingkungan markas polisi dilakukan pemeriksaan.

Ini sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga pengetatan pengamanan terus dilakukan oleh jajaran kepolisian di Provinsi Kalimantan Tengah."Untuk sementara ini, pengamanan diperketat, sehingga tamu yang masuk diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan.

VIDEO Vlog Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan yang Sindir Jokowi & Ahok Sudah 2 Ribu Kali Ditonton

VIRAL FOTO Penampakan Bubuk Putih Misterius di Dapur Membuat Rumah Ini Gagal Dijual via Online

Warga Masih Enggan Membawa Pasien Gangguan Jiwa ke RSJ, Pengelola Kalawa Atei Siapkan Lakukan Ini

Meski begitu, polisi melalui petugas Bhabinkamtibmas juga terus melakukan upaya penyadaran kepada masyarakat agar mewaspadai penyebaran faham atau aliran radikal, sehingga diharapkan warga lebih waspada pada lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban di Lingkungan Desa Binaannya, Aipda Peru petugas Bhabinkamtibmas Polsek Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, menyampaikan imbauan kamtibmas kepada wargaa binaanya Desa Tumbang Darap Kecamatan Seruyan Hulu Kabupaten Seruyan.

Aipda Peru mengngiatkan masyarakat agar waspd akan bahaya paham radikalisme, karena merupakan ancaman bagi bangsa dan Negara, sehingga diharapkan melapor jika ada indikasi radikalisme di sekitar leingkugan tempart tinggalnya masng-masing.

"Dalam beberapa kesempata, kami mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh paham radikalisme dan selalu menjaga kamtibmas dilingkunganya masing-masing,” ujar Aipda Peru mewakili Kapolsek Serhul Ipda Eko Muji.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved